4 Kendala dalam pelaksanaan UN 2013

Reporter : Mohamad Taufik | Senin, 15 April 2013 13:05




4 Kendala dalam pelaksanaan UN 2013
Ujian Nasional. ©2013 Merdeka.com/M. Luthfi Rahman

Merdeka.com - Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tahun ini menuai banyak masalah. Mulai dari proses percetakan hingga pendistribusian. Serangkaian persoalan itu menyebabkan 11 daerah tidak bisa menyelenggarakan ujian tepat waktu, 15 April 2013. Bahkan belakangan, pelaksanaan ujian juga terganggu lantaran soal ujian kurang.

Kemarin, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan berdalih, penundaan terjadi akibat permasalahan teknis yang dialami PT Ghalia Printing Indonesia selaku perusahaan percetakan soal UN untuk 11 provinsi di wilayah Indonesia Tengah.

"Jadi kan setelah soal-soal selesai dicetak kemudian dimasukkan ke dalam amplop. Kemudian nanti akan dimasukkan ke dalam kardus kemudian dikirim. Nah hal ini yang jadi kendala," ujar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh saat jumpa pers di Gedung A Kemendikbud, Sudirman, Jakarta Pusat.

Sementara itu, di lokasi sama, Direktur PT Ghalia Printing Indonesia, Hamzah Lukman, meminta maaf atas keterlambatan itu. Menurut dia, Ghalia sering mendapat tender dari pemerintah. Namun kali ini ada kesalahan perhitungan percetakan.

Apapun alasannya, agaknya pelaksanaan UN tahun ini bisa dibilang tidak sukses. Berikut empat masalah pelaksanaan UN tahun ini:

[mtf]


JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






 

Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER

LATEST UPDATE
  • Terungkap, pelaku pembobolan 3 Pura Dadia adalah 7 bocah SD
  • DPP PKS akan gelar rapat bahas hukuman 18 tahun Luthfi Hasan
  • Rinada tak mau bernasib seperti Ariel
  • Obati sakit menstruasi dengan operasi, Klinik Metropole ditutup
  • Harga Apple Watch 'Edition' berlapis emas tembus Rp 50 juta?
  • Orangtua siswa dipecat ingin tahu korban penganiayaan di SMA 70
  • Bahas dana desa, Pokja Tim Transisi Jokowi datangi Fraksi PDIP
  • Ibas: Partai Demokrat setuju Pilkada langsung
  • Disentil Dahlan, Jasa Marga janji transaksi tol cuma 1 detik
  • Romi laporkan pendudukan kantor PPP oleh preman ke Polda Metro
  • SHOW MORE