Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
4 Karyawati Hotel Hyatt ngadu ke Komnas Perempuan

4 Karyawati Hotel Hyatt ngadu ke Komnas Perempuan

Komnas Perempuan

merdeka.com
Geser ke atas untuk membaca
4 Karyawati Hotel Hyatt ngadu ke Komnas Perempuan

Sekretaris Regional Jabotabek FSPM, Dewi Fitriana, Sekertaris Umum FSPM, Galih Tri Panjalu, dan Ketua SPM Hotel Grand Hyatt Jakarta, Riswandi Amir, saat memaparkan kronologis PHK dari empat karyawati Hotel Hyatt di Komnas Perempuan, Jakarta, Senin (18/6).

4 Karyawati Hotel Hyatt ngadu ke Komnas Perempuan

Empat karyawati Hotel Hyatt, Endang Rahmasari, Dwi Suhartini, Rita Hartati dan Silvia agustina saat mengadu ke Komnas Perempuan di Jakarta, Senin (18/6).

4 Karyawati Hotel Hyatt ngadu ke Komnas Perempuan

Mereka di PHK oleh Hotel Hyatt sejak 17 April 2012.

4 Karyawati Hotel Hyatt ngadu ke Komnas Perempuan

Empat orang karyawati ini menuntut pencabutan PHK yang dilakukan oleh Hotel Hyatt.

Komnas Perempuan Dorong Layanan Jemput Bola untuk Percepat Pencatatan Pernikahan Adat
Komnas Perempuan Dorong Layanan Jemput Bola untuk Percepat Pencatatan Pernikahan Adat

Komnas Perempuan mendesak pemerintah memperkuat layanan jemput bola bagi pencatatan pernikahan adat dan penghayat kepercayaan, guna menjamin hak sipil mereka dan mengatasi hambatan administratif.

Baca Selengkapnya
Sambangi SMAN 1 Atambua, Ketum TP PKK Tri Tito Karnavian Serukan Pencegahan Perilaku Kekerasan
Sambangi SMAN 1 Atambua, Ketum TP PKK Tri Tito Karnavian Serukan Pencegahan Perilaku Kekerasan

Tri menjelaskan, program PKK yang dijalankan kali ini merupakan upaya membangun karakter, baik pada anak maupun orang tua.

Baca Selengkapnya
Komnas Perempuan Soroti Normalisasi Kekerasan di Kampus, Termasuk Kekerasan Seksual Berbasis Elektronik
Komnas Perempuan Soroti Normalisasi Kekerasan di Kampus, Termasuk Kekerasan Seksual Berbasis Elektronik

Komnas Perempuan menyoroti fenomena normalisasi kekerasan di kampus, terutama kekerasan seksual berbasis elektronik, yang semakin sulit dikenali dan memerlukan perhatian serius dari berbagai pihak.

Baca Selengkapnya
MPR Dorong Perguruan Tinggi Adopsi Rekomendasi Komnas Perempuan untuk Perlindungan Perempuan di Kampus
MPR Dorong Perguruan Tinggi Adopsi Rekomendasi Komnas Perempuan untuk Perlindungan Perempuan di Kampus

Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat mendesak perguruan tinggi mengimplementasikan rekomendasi Komnas Perempuan guna memperkuat mekanisme Perlindungan Perempuan di Kampus dan menciptakan lingkungan pendidikan yang aman.

Baca Selengkapnya
Komnas Perempuan Kecam Kekerasan Aktivis HAM Andrie Yunus: Bentuk Intimidasi Sikap Kritis
Komnas Perempuan Kecam Kekerasan Aktivis HAM Andrie Yunus: Bentuk Intimidasi Sikap Kritis

Komnas Perempuan mengecam keras insiden kekerasan terhadap aktivis HAM Andrie Yunus yang disiram air keras, menegaskan tindakan ini sebagai bentuk intimidasi terhadap sikap kritis masyarakat sipil.

Baca Selengkapnya
Komnas Perempuan Soroti 'Delayed in Justice' dalam Penanganan Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan
Komnas Perempuan Soroti 'Delayed in Justice' dalam Penanganan Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan

Komnas Perempuan mengungkapkan fenomena 'delayed in justice' atau penundaan keadilan sering terjadi saat istri melaporkan kasus kekerasan, dengan total kasus kekerasan terhadap perempuan meningkat signifikan pada tahun 2025.

Baca Selengkapnya
Angka Kekerasan Terhadap Perempuan 2025 Meningkat Signifikan, Komnas Perempuan Soroti Data Mengejutkan
Angka Kekerasan Terhadap Perempuan 2025 Meningkat Signifikan, Komnas Perempuan Soroti Data Mengejutkan

Komnas Perempuan merilis Catatan Tahunan 2025 yang menunjukkan peningkatan drastis angka kekerasan terhadap perempuan sebesar 14,07 persen, mencapai lebih dari 376 ribu kasus. Data ini menjadi sorotan serius dan memerlukan perhatian semua pihak.

Baca Selengkapnya
Komnas Perempuan Ungkap Kekerasan Seksual Dominasi Kasus Terhadap Perempuan di Tahun 2025
Komnas Perempuan Ungkap Kekerasan Seksual Dominasi Kasus Terhadap Perempuan di Tahun 2025

Laporan Catatan Tahunan Komnas Perempuan 2025 menunjukkan kekerasan seksual menjadi bentuk kekerasan paling dominan terhadap perempuan, memicu kekhawatiran serius.

Baca Selengkapnya
Pemerintah Perkuat Penanganan Kekerasan Seksual di Kampus, Libatkan Komnas Perempuan
Pemerintah Perkuat Penanganan Kekerasan Seksual di Kampus, Libatkan Komnas Perempuan

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) dan Komnas Perempuan perkuat koordinasi untuk Penanganan Kekerasan Seksual di Kampus, menciptakan lingkungan pendidikan tinggi yang lebih aman dan responsif terhadap korban.

Baca Selengkapnya
Kemdiktisaintek dan Komnas Perempuan Perkuat Sinergi Pencegahan Kekerasan Seksual di Kampus
Kemdiktisaintek dan Komnas Perempuan Perkuat Sinergi Pencegahan Kekerasan Seksual di Kampus

Kemdiktisaintek bersama Komnas Perempuan bersinergi memperkuat upaya pencegahan kekerasan seksual di kampus, menciptakan lingkungan pendidikan tinggi yang aman dan responsif terhadap korban.

Baca Selengkapnya
Komnas Perempuan Desak Pengesahan RUU PPRT: Lindungi Pekerja Rumah Tangga dari Kerentanan Sistemik
Komnas Perempuan Desak Pengesahan RUU PPRT: Lindungi Pekerja Rumah Tangga dari Kerentanan Sistemik

Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) mendesak pemerintah dan DPR RI untuk segera mengesahkan RUU PPRT, menyoroti kerentanan sistemik yang dihadapi Pekerja Rumah Tangga (PRT) perempuan akibat absennya perlindungan hukum.

Baca Selengkapnya
Komnas Perempuan Soroti Child Grooming dalam Relasi Pacaran Anak dan Remaja
Komnas Perempuan Soroti Child Grooming dalam Relasi Pacaran Anak dan Remaja

Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) mengungkap fakta mengejutkan mengenai praktik child grooming yang marak terjadi dalam relasi pacaran anak dan remaja, menyoroti dampak jangka panjang dan lemahnya perlindungan digital.

Baca Selengkapnya