Merdeka.com tersedia di Google Play


4 Gaya Bang Ali Sadikin yang menempel pada Bang Jokowi

Reporter : Mardani | Jumat, 26 Oktober 2012 11:19

Jokowi Kunjungi Pade

3.
Disiplin tingkat tinggi

Merdeka.com - Pekan pertama sebagai gubernur DKI Jakarta dilalui Jokowi dengan pagi-pagi sekali selalu di kantor. Dia mengawali hari dengan rajin sidak ke berbagai ujung tombak pelayanan Pemprov DKI. Jokowi mendapati beberapa lurah dan camat tidak ada di tempatnya saat sidak. Loket pelayanan juga masih tertutup. Jokowi pun mengumpulkan lurah dan camat di Balai Kota dan memberi peringatan agar disiplin.

Jokowi sempat merasakan suasana pertemuan dengan para camat dan lurah di balai kota berjalan tegang. Agar mencairkan situasi, Jokowi meminta agar mereka tersenyum.

"Saya minta senyum semuanya ya, jangan tegang, saya enggak akan marah kok," kata Jokowi sambil tersenyum, Kamis (25/10). Mendengar itu para peserta rapat juga tersenyum.

Setelah suasana cair, Jokowi kembali melanjutkan pemaparannya soal peningkatan kinerja. Dia juga meminta agar kejadian beberapa waktu lalu di Kelurahan dan Kecamatan Senen tak terlalu dipikirkan.

"Yang kemarin sudahlah, saya tak ada urus. Ke depan saya minta punya visi yang sama, yang saya kunjungi jangan takut, tidak bisa tidur, saya ngecek karena banyak kelurahan, kecamatan, banyak ruangan tertutup," katanya.

Jokowi juga menekankan agar dari sekarang dibangun persepsi melayani masyarakat. "Saya minta semua punya visi yang sama, punya budaya yang sama, budaya kerja yang sama yaitu budaya pelayanan kepada masyarakat," tandasnya.

Ali Sadikin pun tidak kalah dalam memberi contoh tentang disiplin. Dia mengajak masyarakat juga ikut patuh dan taat dengan aturan. Pernah pada suatu waktu Ali Sadikin menampar seorang sopir anggota tentara yang tidak disiplin berkendara. Bang Ali, sapaan akrabnya, pernah menampar seorang sopir truk yang membawa truk seenaknya di jalur cepat Jalan By Pass (sekarang Jl Ahmad Yani), Jakarta Utara. Gerah dengan ulah sopir itu, Bang Ali yang dalam perjalanan menuju upacara di Menteng Wadas, memerintahkan sopirnya untuk mengejar truk tersebut.

Setelah sempat menolak berhenti, sopir tersebut akhirnya meminggirkan truknya di pinggir jalan. Dengan setengah berteriak, Bang Ali menyuruh sopir truk itu turun. "Truk siapa ini?" tanya Bang Ali. "Truk ALRI Pak," jawab sang sopir.

Setelah bertanya-tanya sebentar, Bang Ali langsung menampar sang sopir itu. Telapak tangan Bang Ali tepat mendarat di pipi anggota militer itu.

"Kalau bawa muatan berat, apa boleh jalan di tengah?" tanya Bang Ali. Sebelum sopir menjawab, satu tamparan lagi mengenai pipinya. Plak!

"Jadi ABRI jangan sembarangan!" kata Bang Ali lagi, sebelum naik ke kendaraannya.

[tts]


Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya


JANGAN LEWATKAN BERITA FOLLOW MERDEKA.COM
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Ali Sadikin, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Ali Sadikin.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup




 

Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
Most Viewed Editors' Pick Most Comments

TRENDING ON MERDEKA.COM

LATEST UPDATE
  • Daftar kebohongan Freeport pada Indonesia
  • Lima kecelakaan kapal renggut ribuan nyawa
  • Satu handuk dipakai bareng, 150 lebih warga Asmat idap kusta
  • Amien Rais: Partai Islam sepakat berkoalisi
  • 4 Alasan terbuka peluang koalisi partai Islam
  • 5 Hal yang bikin wanita merasa terkekang saat pacaran
  • PPP kisruh, Suryadharma makin jatuh cinta pada Prabowo
  • 5 Kemarahan orang tua korban anak TK JIS yang disodomi
  • Libur panjang akhir pekan, Jakarta-Cikampek padat merayap
  • Cedera, musim Neymar berakhir
  • SHOW MORE