4 Bapak Kopassus nasihati prajurit jujur dan sayangi rakyat

Reporter : Ramadhian Fadillah | Sabtu, 6 April 2013 06:31

sarwo edhie. purworejokab.go.id

4.
Sarwo Edhie Wibowo: Jangan sakiti rakyat

Merdeka.com - Kolonel Sarwo Edhie Wibowo adalah komandan legendaris korps baret merah ini. Sarwo yang memimpin Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD) menumpas PKI.

Ada satu hal yang paling diingat dari Sarwo soal pidatonya. Pada prajurit pasukan elite TNI ini, Sarwo selalu meminta prajuritnya sadar diri mereka adalah tentara rakyat.

"Dari mulai kaos kaki, sampai helm bajamu itu dibeli dari uang rakyat. Jadi jangan sekali-sekali menyakiti hati rakyat," kata Sarwo.

Sarwo sempat menjadi idola masyarakat pada akhir 1960an. Karena merasa tersaingi, Soeharto kemudian menggesernya menjadi duta besar.

Baca juga:
Asal usul jiwa Korsa
4 Aksi prajurit Kopassus yang bikin geger
Kisah Jokowi pakai topi komando Kopassus


[ian]

Komentar Anda


Suka artikel ini ?
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman

KUMPULAN BERITA
# Kopassus

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya





Be Smart, Read More
Back to the top
Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Demam India, Duo Nana Lahir Ramaikan Belantika Musik Indonesia
  • Hasil pertandingan: brasil 1-0 chile
  • Hasil Pertandingan: Gerrard XI 2-2 Carragher XI
  • 12 Negara intip proses belajar sekolah ramah anak di Solo
  • Mantan polisi di Jambi ditangkap saat pesta narkoba
  • Gelar tahlilan ke-2, keluarga Olga belum mau beri keterangan
  • Pemkot Solo pasrah Terminal Tirtonadi akan diambil Pemerintah Pusat
  • Kembali naikkan harga BBM, warga Bali tuding Jokowi-JK antek AS
  • Kakek dan nenek tewas di Inhil diduga dibunuh pembantunya
  • Ini alasan Ayu Ting Ting baru bisa melayat Olga Syahputra
  • SHOW MORE