4 Acara televisi berunsur erotis yang disemprit KPI

Reporter : Mustiana Lestari | Rabu, 22 Januari 2014 08:03

4 Acara televisi berunsur erotis yang disemprit KPI
Ilustrasi menonton televisi. ©Shutterstock/prodakszyn

Merdeka.com - Sudah sejak dulu Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) gerah dengan tingkah stasiun TV swasta yang nakal dalam menyajikan tayangan kepada pemirsanya. Tayangan atau program kerap disemprit KPI adalah tayangan bermuatan erotis.

Bahkan kasus erotisme ini tampak mendominasi dibanding pelanggaran lainnya. Tak heran bukan hanya satu dua kali KPI melayangkan surat sanksi tetapi berkali-kali KPI menegur program tersebut karena dianggap tidak pantas.

Berikut adalah program-program yang kena semprit KPI sepanjang tahun ini:

[has]

Komentar Anda


Suka artikel ini ?
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman

KUMPULAN BERITA
# Kpi

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






BE SMART, READ MORE
Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Bunuh lapar mata dengan 3 cara mudah ini
  • Turunkan biaya logistik, Menteri Rini sinergikan 11 BUMN
  • Tandatangani sandal jepit Indonesia, Rihanna bikin ngakak!
  • Menteri Susi bakal naikkan pungutan kapal tangkap besar
  • Restoran Ini Sajikan Martabak dengan Beragam Rasa Unik
  • Libanon larang warga ciuman
  • Jika jadi Gubernur Jakarta, ini rencana Dhani atasi kemacetan
  • Begeng culik lalu bunuh bocah J karena butuh biaya nikah Rp 250 juta
  • Periksa kejiwaan Jessica, penyidik Polda Metro dinilai buat lelucon
  • Honda Odyssey Hybrid Meluncur, Harganya Mulai Rp 440 Juta
  • SHOW MORE