3 Perampok BRI Matapao diringkus, 8 masih buron

Reporter : Yan Muhardiansyah | Kamis, 2 Mei 2013 15:26




3 Perampok BRI Matapao diringkus, 8 masih buron
perampok BRI unit Matapao . ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Polisi membekuk 3 perampok BRI unit Matapao di Teluk Mengkudu, Sedang Bedagai. Delapan tersangka lainnya, termasuk otak pelaku, masih buron.

Pelaku yang tertangkap masing-masing Asko Elfrando Manurung, Ridwan Pasaribu, Budi Sihombing alias Carlo Manik. "Semula kita menangkap Asko di simpang Jalan Dame, Tanjung Morawa pada 29 April sekitar pukul 23.00 WIB. Dari tangannya ditemukan hp milik korban Mustajar," kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes R Heru Prakoso kepada wartawan, Kamis (2/5).

Setelah Asko tertangkap, polisi kemudian menangkap Ridwan Pasaribu di Jalan Garu, Medan. Selanjutnya, polisi menangkap Budi Sihombing di Gunung Maligas, Simalungun. Dari ketiga penangkapan ini polisi mengamankan barang bukri berupa hp milik satpam, serta sepeda motor dan perangkat elektronik yang dibeli dari hasil perampokan itu.

Selain ketiga tersangka, polisi masih mengejar delapan orang lainnya, yaitu Hutahaian, Sinaga, Riki, Siahaan, Andi Butarbutar, Aritonang, Pakpahan, dan Hutagalung. "Mereka kita jerat dengan Pasal 365 KUHP," papar Heru.

Kesebelas tersangka merampok kantor BRI Unit Matapao, Teluk Mengkudu, Serdangbedagai pada 16 April 2013. Seperti diberitakan, pelaku beraksi dini hari sekitar pukul 3.30 WIB. Mereka menggondol brankas berisi Rp 638 juta setelah mengikat satpam dan anak istrinya.

"Mereka menggunakan senjata api mainan untuk menodong satpam. Kita sudah memastikan tidak ada aparat keamanan yang terlibat. Jugatidak ada kaitan dengan jaringan terorisme karena kita sudah koordinasikan dengan Densus 88," papar Heru.

Dia memaparkan, setiap tersangka memiliki peran masing-masing dalam beraksi. Budi bertugas mengikat dan menyekap satpam. Ridwan mengendarai mobil Avanza yang digunakan untuk perampokan. Sementara Asko mengendarai mobil Xenia yang digunakan para pelaku dan ikut mengeluarkan brankas dari kantor BRI Matapao.

Pelaku lain, berperan mencongkel pintu dan mematikan lampu di kantor BRI Matapao. "Otak pelakunya Sinaga, warga Jakarta dan Riki, warga Duri, Riau. Mereka masih kita buru," tutur Heru.

Sementara itu, Budi mengaku diajak Siahaan untuk merampok. Dia mengaku dihubungi untuk diajak bergabung. "Saya dapar Rp 30 juta beli kereta (sepeda motor) Kawasaki Ninja," akunya.

Budi mengaku baru dua kali melakukan perampokan. "Satu kali lagi di Kalimantan," akunya.

[did]

KUMPULAN BERITA
# Perampokan

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya







Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER
LATEST UPDATE
  • Lama menikah, ini curhat David tentang Victoria Beckham
  • Golkar sebut Jokowi gagal wujudkan koalisi tanpa syarat
  • Gunung Slamet 'adem', warga tetap waspada
  • BIN ikut dalami identitas 4 WNA yang ditangkap di Poso
  • Pergi ke pasar, Suharto dibekuk Densus 88 di Purworejo
  • Rektor UIN: Politik itu kompromi, tak mungkin tinggalkan parpol
  • Muhaimin pasrah diberi jatah menteri apa saja
  • Jauhi uang palsu dengan 3D
  • Perempuan Thailand bunuh diri dengan terjun ke kolam penuh buaya
  • SDA daftarkan kepengurusan baru PPP ke Kemenkum HAM
  • SHOW MORE