2.965 Polisi amankan Natal di Surabaya
Merdeka.com - Waspadai ancaman serangan teroris di malam Natal dan Tahun Baru 2013, Polrestabes Surabaya, Jawa Timur, siagakan 2965 personel gabungan. Bahkan, polisi menduga kalau keluarga Amrozi akan melakukan teror di Surabaya.
"Segala kemungkinan itu bisa terjadi, kalau tidak di gereja-gereja, ya di mal-mal atau tempat hiburan malam serta obyek vital lainnya. Kalau ngomong kemungkinan, semuanya bisa terjadi, bisa jadi keluarga Amrozi dendam dan melakukan itu," kata Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Tri Maryanto di sela apel pelepasan pasukan di Mapolrestabes Surabaya untuk pengamanan malam Natal, Senin (24/12).
Meski begitu, perwira dengan tiga melati di pundak ini meminta masyarakat tetap tenang menanggapi isu ancaman bom tersebut. "Kita akan menyiagakan 2.965 personel gabungan antara polisi, TNI serta Satpol PP. Sejumlah personel yang kami siapkan ini, efektif akan bekerja malam ini (malam Natal) hingga 1 Januari 2013 mendatang."
Tri menjelaskan, untuk satu gereja akan disiagakan sekitar 10 hingga 12 polisi. "Tergantung besar kecilnya gereja. Di Surabaya, sendiri, ada sekitar 398 gereja, 14 di antaranya gereja besar, salah satunya Gereja Bhetani dan Hati Kudus. Untuk pos-pos yang disediakan, ada 23 pos yang akan dijaga masing-masing Polsek, di tambah dua pos khusus dijaga personel Polrestabes Surabaya," tambah dia.
Dua pos ini, lanjut dia, kami anggap rawan kejahatan. "Dua pos itu berada di wilayah Taman Bungkul dan Kedung Cowek."
Selain itu, Tri juga mengimbau kepada seluruh petugas yang berjaga-jaga di masing-masing gereja untuk tetap waspada. "Jangan melupakan pemeriksaan metal detektor, semua pengunjung harus tetap mendapat pemeriksaan, khususnya untuk pengunjung yang mengenakan jas atau jaket. Hendaknya dilarang masuk ke gereja," imbau Tri di hadapan pasukannya.
Sementara itu, Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya, Kompol Suparti mengatakan, sistem pengamanan yang dilakukan pihaknya, menggunakan sistem pengamanan terbuka dan tertutup.
"Untuk mendukung kesiagaan pasukan, kami juga memerintahkan kepada anggota untuk tetap melakukan patroli, khususnya di tempat-tempat rawan," pungkas dia.
Dari pantauan di lapangan, ada sekitar 1 SSK pasukan Brimob bersenjata lengkap, ditambah satu gelar pasukan TNI yang juga dilengkapi dengan senjata laras panjang. Selanjutnya, pasukan ini, akan disiagakan di posnya masing-masing untuk mengamankan Kota Surabaya di malam Natal hingga pergantian tahun 2012/2013. (mdk/tyo)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya