29 kasus perampokan minimarket terjadi dalam 5 bulan

    Reporter : Henny Rachma Sari | Selasa, 29 Mei 2012 19:12

    29 kasus perampokan minimarket terjadi dalam 5 bulan
    Gerai Minimarket. Merdeka.com/Imam Buhori

    Merdeka.com - Polda Metro Jaya mencatat 29 kasus perampokan minimarket terjadi di wilayah Jakarta hingga akhir Mei 2012. Perampokan tersebut terjadi di berbagai jenis minimarket seperti Circle K, Alfamart, Indomart dan Alfamidi.

    Berdasarkan data yang diperoleh merdeka.com, dari 29 aksi perampokan dengan kekerasan yang terjadi di minimarket, 11 kasus bermoduskan tali sepatu. Artinya, komplotan perampok menggunakan tali sepatu untuk mengikat penjaga toko agar mereka dapat melaksanakan aksi kejahatannya.

    Modus seperti itu berbanding lurus dengan ciri tindak perampokan yang dilakukan kelompok Pitam Kuning. Selain itu, komplotan perampok juga kerap menggunakan senjata api untuk mengancam penjaga toko agar mau menyerahkan uang yang ada di laci kasir.

    Sedangkan bila diklasifikasi berdasarkan daerah kejadian, data dari Humas Polda Metro Jaya menyebutkan ada enam kasus terjadi di Tangerang, sembilan kasus di Bekasi dan 14 kasus lainnya terjadi di DKI Jakarta. Sedangkan kerugian yang ditimbulkan dari 29 kasus perampokan di minimarket itu mencapai Rp 300 juta.

    Eskalasi tindak perampokan minimarket, berdasarkan data dari kepolisian, juga cenderung meningkat. Tercatat, pada Januari 2012 ada 9 kasus pencurian minimarket. Sedangkan pada Februari dan Maret, terjadi penurunan kejadian dengan masing-masing terdapat satu kasus perampokan. Jumlah perampokan kembali meningkat pada April dan Mei 2012 dengan masing-masing berjumlah delapan dan 10 kasus perampokan.

    [ian]

    Rekomendasi Pilihan

    KUMPULAN BERITA
    # Perampokan Minimarket

    Komentar Anda



    BE SMART, READ MORE