2 Prajurit Kostrad yang gagalkan perampokan di BCA naik pangkat

Reporter : Iqbal Fadil | Rabu, 10 April 2013 08:05




2 Prajurit Kostrad yang gagalkan perampokan di BCA naik pangkat
Kostrad. garu999.wordpress.com

Merdeka.com - Dua anggota TNI AD dari Kostrad yang menggagalkan aksi perampokan terhadap seorang nasabah BCA di Kota Malang, Jawa Timur, mendapat penghargaan dari KSAD Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo dan bank swasta tersebut.

Aksi menggagalkan perampokan itu dilakukan Prada Yayang Puput Suroso Putro dan Serma Abdul Wahab Tuasamu. Keduanya bertugas di Denma Brigif Linud-18 Kostrad.

Kepala Kantor Wilayah VII BCA, Malang, Iwan Senjaya, dalam keterangan persnya yang diterima di Jakarta, Rabu, mengatakan penyerahan penghargaan tersebut dilakukan secara simbolis kepada kedua anggota tersebut di Kantor Cabang BCA Malang pada Senin (8/4) lalu.

"Ini merupakan bentuk apresiasi kami kepada aparat negara yang menyelamatkan masyarakat dalam hal ini khususnya nasabah dari tindak perampokan," katanya.

Iwan Senjaya mengatakan apresiasi yang diberikan adalah berupa pemberian piagam penghargaan dan uang masing-masing Rp 7,5 juta.

"Hal ini merupakan salah satu bagian dari kegiatan sosial Bakti BCA dalam bidang kemanusiaan terhadap masyarakat. Nilai yang diberikan memang tidak seberapa dibanding dengan keberanian kedua anggota tersebut mempertaruhkan nyawa demi menyelamatkan masyarakat," tambah Iwan.

Menurut dia, aksi perampokan terjadi pada Selasa (26/2), pukul 11.45 WIB, ketika kedua prajurit sedang berada di Jalan Bandung, Malang dengan menggunakan motor melintas di depan kantor cabang BCA. Keduanya mendengar teriakan seorang nasabah minta tolong karena dirampok dan melihat tersangka perampok berlari ke arah Kodim di Jalan Kahuripan, Malang.

Kedua prajurit itu melakukan pengejaran dan meringkus tersangka perampok dengan menabrakkan motornya ke tubuh tersangka hingga dia terjatuh. Kemudian tersangka perampok beserta barang bukti diserahkan kepada Polres Kota Malang untuk penanganan lebih lanjut.

Nasabah BCA, Gunadi Nurhadi, baru saja mencairkan uang di BCA senilai Rp 38,5 juta. Gunadi membawa uang tersebut di dalam sebuah tas kertas dan hendak mengirim uang tersebut ke Bank BNI yang berada di seberang bank swasta itu.

Selain mendapat apresiasi dari BCA, KSAD Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo juga memberikan penghargaan kepada keduanya berupa kenaikan pangkat satu tingkat.

Pratu Yayang mengucapkan terima kasih kepada BCA dan kesatuan TNI yang telah memberikan apresiasi kepada mereka berdua.

Dia berharap aksi heroik semacam ini dapat memotivasi masyarakat untuk ikut bahu-membahu menolong sesama.

"Hal ini diharapkan dapat memotivasi semua pihak agar selalu membantu sesama masyarakat baik yang dikenal maupun tidak dikenal," ungkap Pratu Yayang seperti dikutip Antara.

[bal]
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman

KUMPULAN BERITA
# Perampokan

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya







Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Pemerintah janji pantau langsung pembangunan daerah
  • Pembangunan kereta api di Bandara Soekarno-Hatta dimulai
  • Hadiri wisuda Kaesang, Jokowi disambut pentas seni siswa
  • Minyak atsiri mampu menghemat konsumsi BBM sebesar 30 persen
  • Setya Novanto: Munas dipercepat 30 November 2014 sudah sah
  • JK: TKW kita harus setop ke luar negeri!
  • Jokowi butuh Rp 5.519 T buat bangun infrastruktur lima tahun
  • Polri: Status siaga I seluruh Polda sejak BBM naik belum dicabut
  • Wajah Baru Strada Triton 2015 Dinilai Kurang Macho?
  • Nick Jonas akui telah gagal menjaga keperjakaan
  • SHOW MORE