16 Tahanan Polres OKU kabur saat diserang Yon Armed
Merdeka.com - Selain 4 orang luka akibat insiden pengrusakan disertai pembakaran Mapolres Ogan Komering Ulu (OKU) oleh puluhan anggota TNI dari Yon Armed Matapura, diketahui sebanyak 16 tahanan juga melarikan diri. Sisa tahanan 6 orang tahanan dititipkan di kantor Koramil tidak jauh dari Mapolres Oku.
"16 Tahanan lepas dan sisanya dititipkan di Koramil," kata Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Suhardi Halius dalam keterangan pers di kantornya, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis (7/3).
Suhardi mengatakan, dari laporan yang dia terima dari Kapolres OKU, pada saat kejadian pembakaran Komandan Batalyon Armed langsung mendatangi lokasi kejadian untuk meredam situasi. Namun karena ulah anak buahnya yang beringas, aksi pengrusakan tersebut justru tidak dapat terbendung.
"Laporan Kapolresta, Danyonnya ke lapangan tidak cukup terbendung gerakan anak-anak itu. Jadi Kapolres sudah konfirmasi ke Danyon," ujarnya.
Lebih lanjut, Suhardi menjelaskan, sesaat sebelum kejadian, Puluhan Anggota Yon Armed sempat melakukan audiensi dengan Kapolres OKU terkait kasus penembakan rekannya oleh Polantas dua bulan lalu. Namun tidak lama, kericuhan terjadi disertai pembakaran Mapolres OKU.
"Sempat audiensi dengan Kapolres sebentar dan berujung pada pengrusakan," jelasnya. (mdk/ian)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya