15 Tahun reformasi, rakyat kecewa!

Reporter : Al Amin | Minggu, 26 Mei 2013 14:25

15 Tahun reformasi, rakyat kecewa!
Kerusuhan Mei 1998. ©REUTERS

Merdeka.com - Selama 15 tahun bergulirnya agenda reformasi, mayoritas masyarakat semakin pesimistis. Bahkan pada tahun 2013, kepuasan terhadap jalannya reformasi berada pada titik terendah. Masyarakat memberi pemerintah nilai merah. Kondisi Indonesia yang tak juga membaik menjadi alasan ketidakpuasan rakyat.

Hal tersebut tercermin dari hasil survei yang dilakukan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) selama 21 hingga 23 Mei 2013.

"Artinya, dalam selang lima tahun, dihitung dari 2008 sampai dengan 2013, kepuasaan terhadap reformasi merosot hingga 14 persen," kata Peneliti LSI Ardian Sopa, di kantor LSI, Jalan Pemuda nomor 70. Rawamangun, Jakarta Timur, Minggu (26/5).

Dari hasil survei yang dilakukan LSI dengan menggunakan quick poll dengan smartphone LSI, didapatkan hasil, sebanyak 59.20 persen kurang puas dengan pelaksanaan reformasi, 31.40 persen cukup puas, tidak tahu 9.40 persen.

"Sementara yang puas dengan pelaksanaan reformasi hanya 31.40 persen," ujar Ardian.

Penelitian yang dilakukan LSI dilakukan kepada 1200 responden, dengan menggunakan metode sampling multistage random sampling. Margin of error mencapai 2.9 persen.

[ian]

Komentar Anda


Suka artikel ini ?
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Be Smart, Read More
Back to the top
Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Di tangan Krisdayanti, lipstik bisa jadi blush on
  • Hilang, 3 pendaki WNI terakhir kontak sehari sebelum gempa Nepal
  • Demen belanja, Mike Lewis tak malu disebut shopaholic
  • Soal eksekusi mati, aktivis HAM tuding Jokowi ingin terlihat tegas
  • Jadi ketua umum PBB, Yusril Ihza tak mau disebut menang aklamasi
  • Terpidana mati Rodrigo malah tertawa terbahak ditanya pesan terakhir
  • Usai puaskan bule di hotel, waria ini jarah isi dompet & perhiasan
  • Imparsial tuding eksekusi mati cuma buat naikkan popularitas Jokowi
  • Usai membesuk, keluarga minta Jokowi ampuni duo 'Bali Nine'
  • 'BILU MELA', animasi Indonesia siap bersaing di internasional
  • SHOW MORE