100 Pelajar SMK di Kota Kupang NTT Divaksinasi Covid-19
Merdeka.com - Sebanyak 100 pelajar SMK Negeri 3 Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengikuti vaksinasi Covid-19, yang digelar tim penggerak PKK. Program yang diprakarsai Ketua Tim Penggerak PKK (NTT), Julie Sutrisno Laiskodat itu diberi nama Vaksin Go To School.
"Vaksin itu bukan segalanya, tapi taat protokol kesehatan harus benar-benar dijalankan. Vaksin dilakukan untuk memperkecil risiko jika terpapar," kata Julie, Selasa (24/8).
Menurut Julie, setelah penyandang disabilitas dan ibu hamil, kini saatnya siswa SMA dan SMK harus mendapatkan vaksin sehingga kegiatan belajar mengajar tatap muka bisa segera disiasati oleh sekolah.
"Orang tua kebingungan mencari vaksin bagi anak-anak mereka. Ini langkah bagus yang diambil oleh Tim Penggerak PKK, sehingga ke depan siswa bisa menjalankan aktivitasnya dengan herd immunity," tuturnya.
Anggota DPR dari Fraksi NasDem ini menambahkan, SMK Negeri 3 menjadi sekolah pertama di NTT yang siswa siswinya mendapatkan vaksin. Ke depannya dia akan berkoordinasi bersama Tim Penggerak PKK di kabupaten dan kota, untuk melaksanakan kegiatan yang sama.
"Ini untuk menjawab kegelisahan anak-anak terkait vaksinasi. Ini juga menjadi titik awal vaksinasi bagi siswa sekolah di seluruh NTT, sehingga mereka siap untuk sekolah tatap muka," ujarnya.
Dalam kesempatan itu Julie Sutrisno Laiskodat juga memberikan kesempatan vaksin tahap pertama kepada para atlet E-Sport yang tergabung dalam Asgard Academy, untuk dipersiapkan dalam seleksi tingkat Provinsi mewakili NTT pada PON 2021 di Papua.
Kepala Sekolah SMK Negeri 3 Kupang, Jeny Bhasaria bersyukur karena sekolahnya menjadi titik pertama program vaksinasi.
"Terima kasih kepada bunda Julie yang sudah memperhatikan anak-anak di sekolah kami. Ini sangat bermanfaat karena anak-anak akan segera turun praktik, yang mewajibkan punya sertifikat vaksin," tutupnya.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya