'Harusnya SBY malu terima penghargaan perdamaian internasional'

Reporter : Ya'cob Billiocta | Rabu, 8 Mei 2013 16:29




'Harusnya SBY malu terima penghargaan perdamaian internasional'
SBY. ©rumgapress/abror rizki

Merdeka.com - Sebuah organisasi internasional yang mempromosikan perdamaian, demokrasi, toleransi, dan dialog antar kepercayaan, Appeal of Conscience Foundation bakal menganugerahi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai World Statesman Award.

Menyikapi hal itu, Direktur LSM Program The Indonesian Human Rights Monitor (Imparsial) Al Araf mengatakan SBY tak pantas dapat penghargaan tersebut. Hal itu dinilai dari masih banyaknya kasus yang terjadi di Indonesia, seputar konflik dan jaminan kebebasan kaum minoritas.

"SBY seharusnya malu di tengah maraknya intoleransi yang menggunakan kekerasan, justru mendapatkan penghargaan. Dijadikannya seorang pendeta sebagai tersangka di Bekasi adalah tamparan dan kegagalan yang nyata SBY dalam menjaga kehidupan kebebasan beragama," kata Al Araf dalam siaran pers kepada wartawan, Rabu (8/5).

Selain itu, SBY juga dinilai gagal memberi jaminan perlindungan kepada kaum minoritas di Indonesia. Seperti kasus penyerangan Jamaah Ahmadiyah beberapa waktu lalu di Tasikmalaya Jawa Barat.

"Imparsial menilai SBY sama sekali tidak pantas mendapatkan penghargaan itu, dan harusnya malu atas penghargaan itu," lanjutnya.

Seharusnya, yang penting dalam menjaga toleransi bukanlah penghargaan. Tetapi melakukan langkah nyata untuk memperbaiki kegagalan pemerintah dalam menjaga kebebasan beragama.

Rencananya, penghargaan untuk SBY akan diberikan 30 Mei mendatang di New York, Amerika Serikat.

Baca juga:
SBY kalahkan Soeharto soal penghargaan internasional
SBY ucapkan selamat ke Najib Razak
SBY: Pemerintah tak ragu lagi naikkan harga BBM
Korban intoleransi beragama surati Obama soal award untuk SBY
Dinilai tak pantas, SBY tetap terima penghargaan tokoh toleransi

[ian]

KUMPULAN BERITA
# Presiden SBY

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya







Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top


Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER
TOP 10 NEWS
Most Viewed Editors' Pick Most Comments

TRENDING ON MERDEKA.COM

LATEST UPDATE
  • Sejuknya ibadah di Masjid unik berlapis tumbuhan
  • Dulu akrab, Lee Min Ho tak lagi hubungi Kim Sung Ryung
  • Tak naikkan harga tiket, penumpang Citilink melonjak 20 persen
  • Ryamizard mengaku siap jika diminta Jokowi jadi menteri
  • Ryamizard minta Menhan dan Menko Polhukam dari purn TNI
  • 26.860 Orang di Bali terserang diare
  • Lebaran, Ahok akan tertibkan pemukiman liar
  • Ini saran Kapolri untuk hindari kepadatan jalur mudik
  • Kubu Jokowi percaya MK kini tak seperti dipimpin Akil
  • Sampai H-4 sudah terjadi 571 kecelakaan
  • SHOW MORE