Merdeka.com tersedia di Google Play


Sukseskan Pemilu 2014, KPU gelar simulasi pemungutan suara

Reporter : Muhammad Sholeh | Jumat, 14 Februari 2014 14:07




Sukseskan Pemilu 2014, KPU gelar simulasi pemungutan suara
Gedung KPU. Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat menyelenggarakan simulasi pemungutan dan penghitungan suara di TPS serta pengisian formulir rekapitulasi penghitungan suara.

Simulasi yang digelar di Hotel Diradja Jalan Kapten Tendean Nomor 38 Jakarta Selatan, ini bertujuan sebagai salah satu langkah sosialisasi informasi agar penyelenggaraan Pemilu 2014 berjalan lancar dan sesuai mekanisme aturan yang ada.

Komisioner KPU, Ferry Kurnia Rizkiansyah, menegaskan simulasi pemungutan dan penghitungan suara di TPS serta pengisian formulir rekapitulasi penghitungan suara dianggap sangat urgen menjelang pemilu yang digelar 9 April mendatang.

"Perlu disosialisasikan, termasuk bagaimana proses penyelesaian di berita acara. Teknis menulis C1," ujar Ferry di lokasi, Jakarta, Jumat (14/2).

Menurut Ferry, dalam simulasi kali ini, pihaknya melibatkan 33 KPU tingkat provinsi. Kemudian selanjutnya, KPU tingkat provinsi itu mensosialisasikan ke tingkat kabupaten.

"Termasuk disampaikan mekanisme pencoblosan. Mencoblos partai, mencoblos partai dan orang bagaimana. Ada semacam juknis yang disampaikan," jelas Ferry.

"Makanya yang harus diperhatikan kemampuan SDM KPPS. Mencoblos partai, calegnya kecoblos dua, itu sah untuk partai. Di garis, sahnya untuk partai," lanjutnya.

Oleh karena itu, tambah Ferry, yang paling krusial adalah soal penghitungan dan menerjemahkan ke berita acara. Dalam posisi itu, tingkat pemahaman masing-masing KPPS amat diperlukan.

"Harus melihat jumlah pemilih terdaftar, yang menggunakan hak suara. Itu harus betul-betul dikuasai petugas," tandasnya.

Pantauan merdeka.com di lokasi simulasi, ada 100 daftar pemilih yang dilibatkan untuk mencoblos surat suara. Sedangkan ukuran dan nomor partai peserta pemilu sudah disesuaikan dengan surat suara yang nantinya bakal digunakan dalam pemilu 9 April mendatang.

Namun dalam simulasi ini, nama partai tidak disebutkan. Melainkan diubah dengan nama buah-buahan seperti partai durian, partai nangka, partai mangga dan seterusnya.

Hingga berita ini diturunkan, proses penghitungan surat suara dalam simulasi ini masih berlangsung.

[mtf]

KUMPULAN BERITA
# KPU# Pemilu 2014

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


MOST POPULAR

Back to the top
LATEST UPDATE