Merdeka.com tersedia di Google Play

{HEADERPAGE} {LEADERBOARD-BANNER}

Perusahaan dilarang menghalang-halangi hak pilih karyawan

Reporter : Andrian Salam Wiyono | Jumat, 28 Februari 2014 15:42




Perusahaan dilarang menghalang-halangi hak pilih karyawan
Ilustrasi Pemilu. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - 9 April 2014 rakyat Indonesia memilih dalam pemilihan legislatif (Pileg). Pemilik perusahaan harus peran serta agar karyawannya tidak golput. Jika ada temuan perusahaan yang intoleransi waktu bagi karyawannya akan diancam dengan hukuman pidana pemilu.

Hal itu disampaikan Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Barat, Harminus Koto di Bandung, Jumat (28/2).

"9 April ini hari kerja, Pemerintah pun sampai dengan saat ini belum memutuskan apakah hari H pencoblosan diliburkan atau tidak. Ini khawatir partisipasi pemilih menurun kalau tidak ada toleransi dari perusahaan," ujarnya.

Baginya, setiap warga negara yang telah memenuhi syarat memiliki hak demokrasi untuk memberikan suaranya. "Kalau pihak perusahaan menghalang-halangi hak pilih seseorang, itu sebagai pidana pemilu," jelasnya.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2012 Tentang Pemilu Pasal 281, menurut dia, bahwa atasan yang tidak memberikan kesempatan kepada seseorang atau pekerjanya untuk memberikan hak suaranya pada hari pemungutan suara dipidana hukuman penjara 1 tahun dan denda paling banyak Rp 12 juta.

"Sudah cukup jelas di sini aturannya sudah ada," ujarnya. Ia pun meminta perusahaan, khususnya di Jabar tidak menghalang-halangi dan memberikan toleransi waktu bagi pekerjanya untuk memberikan hak suaranya pada 9 April nanti.

Baca juga:
Jika menang, Hanura janji isi menteri bukan dari orang parpol
Pemilu 2014, akhir pekan Jokowi dipakai untuk kampanye
Pemilu 2014 rawan digugat karena krisis legitimasi
Politisi Golkar: PDIP-Gerindra saingan berat, Demokrat tak masuk
'10 Tahun oposisi, PDIP susun kabinet ngebet masuk pemerintahan'

[tyo]

KUMPULAN BERITA
# Bawaslu# Pemilu 2014

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


MOST POPULAR

Back to the top
{SHOWCASE1-BANNER} {SHOWCASE2-BANNER} {MARCOMM1-BANNER} LATEST UPDATE