Merdeka.com tersedia di Google Play

{HEADERPAGE} {LEADERBOARD-BANNER}

Bertopeng Jokowi, seribuan warga Yogya pawai di Malioboro

Reporter : Kresna | Minggu, 19 Januari 2014 17:22




Bertopeng Jokowi, seribuan warga Yogya pawai di Malioboro
Deklarasi Seknas Jokowi di Yogyakarta. ©2014 merdeka.com/kresna

Merdeka.com - Ribuan masyarakat pendukung Jokowi mendeklarasikan diri bersatu dalam Seknas (Sekretariat Nasional) Jokowi , untuk memberikan dukungan agar Jokowi diusung menjadi presiden dalam pemilu 2014 mendatang. Deklarasi tersebut digelar dengan membuat pawai yang diikuti sekitar seribu masyarakat jogja di sepanjang Malioboro, Minggu (19/01).

Dalam pawai tersebut para pendukung Jokowi mengenakan topeng dengan gambar Jokowi dan menggelar pentas kesenian di sepanjang Malioboro. Mereka juga memakai kemeja kotak-kotak.

Menurut Untoro, Presidium Seknas Jokowi DIY, gerakan ini merupakan gerakan murni dari rakyat, bukan gerakan elite. Menurutnya, Jokowi sudah merasuk dalam hati nurani rakyat Indonesia. "Pada dasarnya ini adalah gerakan rakyat yang datang dari hati nurani rakyat, dan Jokowi sudah merasuki hati para rakyat," ujar dia seusai pawai di Alun-alun Utara Yogyakarta.

Untoro meminta, para pembuat kebijakan di partai sudah waktunya membuka telinga mendengarkan kemauan rakyat sebelum membuat keputusan terkait dengan Pemilu 2014.

"Rakyat sudah mengeluarkan sikap politik, kini giliran elite, apakah mereka akan memiliki sikap yang sama dengan rakyat atau tidak," tegasnya.

Bagi Untoro tidak masalah Jokowi nantinya akan diusung menjadi presiden dari partai mana, yang jelas baginya, rakyat menginginkan Jokowi memimpin bangsa Indonesia. "Kami tidak urus siapa atau partai apa yang akan mengusung Jokowi , yang pasti rakyat sudah menentukan pilihan yaitu Jokowi ," jelasnya.

Topik pilihan: Capres 2014 | Pemilu 2014


Dalam pawai tersebut tampak Wakil Bupati Sleman Yuni Satia Rahayu yang merupakan kader PDI Perjuangan. Bagi Yuni, sosok Jokowi kini adalah sosok yang dipandang oleh rakyat sebagai sosok ideal untuk menjadi pemimpin.

Sikap Jokowi yang lebih banyak bekerja daripada membuat polemik politik dinilai sebagai sosok yang pantas menjadi presiden. "Pengen punya presiden yang baik, ya harus bekerja keras. Paling ideal Jokowi , orangnya tidak terlalu banyak bicara, tapi banyak bekerja. Itu yang lebih penting dari pada berpolemik," kata Yuni.

Menurut Yuni, rakyat sudah terlalu lelah mendengarkan polemik politik dan melihat pencitraan para elit politik. Padahal yang dibutuhkan rakyat sekarang adalah kerja nyata. "Kondisi indonesia banyak yang harus dibenahi. Kita harus mempercayai masyarakat untuk memilih pemimpinnya," ujarnya.

Baca juga:
Dukung Jokowi nyapres, warga Yogyakarta pawai di Malioboro
Survei SPIN: Prabowo teratas, Jokowi 'menghilang'
Survei LPI, Jokowi jadi tokoh baru perubahan 2014
Survei: Soal kualitas, Jokowi kalah dari Anies Baswedan
Survei: Pasangan Jokowi-JK paling diminati rakyat

[bal]

KUMPULAN BERITA
# Capres Jokowi

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


MOST POPULAR

Back to the top
{SHOWCASE1-BANNER} {SHOWCASE2-BANNER} {MARCOMM1-BANNER} LATEST UPDATE