Merdeka.com tersedia di Google Play


57 Ribu surat suara rusak di Kabupaten Kendal

Reporter : Parwito | Selasa, 11 Maret 2014 17:06




57 Ribu surat suara rusak di Kabupaten Kendal
sortir surat suara putaran kedua pilkada DKI. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Jumlah surat suara Pemilu legislatif yang mengalami kerusakan di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, sampai hari ini bertambah menjadi 57 ribu lebih. Jumlah itu diperkirakan masih akan terus bertambah karena proses penyortiran dan pelipatan masih dilakukan dan terus berlangsung Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kendal.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kendal Wahidin Said mengatakan, paling banyak kerusakan yakni adanya bekas tinta pada salah satu nama calon.

"Yang terkena bercak tinta ada sekitar 51 ribu dan kita sisihkan untuk dilakukan konsultasi apakah masih bisa dipakai atau tidak," katanya, Selasa (11/3).

Bercak tinta di surat suara masih ditanyakan untuk itu hanya disisihkan dan menunggu keputusan jika tidak dianggap mendorong warga untuk memilih salah satu calon, maka KPU akan melipat kembali surat suara tersebut.

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kendal menemukan ribuan surat suara yang rusak setelah melewati proses pelipatan surat suara di hari keempat saat ini.

Setidaknya telah ditemukan surat suara Pemilihan Legislatif (Pileg) untuk DPR RI sebanyak 3.200 surat suaranya akibat sobek, berlubang dan gambar tidak sempurna.

[dan]

KUMPULAN BERITA
# KPU# Pemilu 2014

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


MOST POPULAR

Back to the top
LATEST UPDATE