Yamaha bicara soal tragedi kecelakaan Moge di Menteng
Merdeka.com - Dalam pemasaran motor-motor besar Yamaha, pihak pimpinan tidak menampik bahwa sejumlah kejadian menjadi perhatian bagi mereka dalam memasarkan produk khusus ini.
Selepas memperkenalkan R1, R6, TMAX, dan VMAX, Yamaha mencukil catatan tragedi di Menteng sebagai bahan pembelajaran bahwa selain menjual, produsen juga sebaiknya memberikan keahlian mengendarai sepeda motor besar kepada konsumennya, terutama bagi pemula.
"Kita tahu ya kejadian di Menteng, ada anak umur 17 tahun, naik motor besar dan kecelakaan," ujar Dyonisius Beti, Executive Vice President PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing.

Ia menekankan bahwa dalam kasus itu pun yang salah bukanlah motornya. "Ini bukan karena motornya. Ini karena belum punya skill. Skill-nya belum sampai, tetapi dia coba sendiri," ucapnya setelah menjelaskan bahwa pembelian motor besar Yamaha diikuti dengan kursus gratis dalam mengendarainya.
Seperti diberitakan, seorang remaja usia 17 tahun bernama Imam Rusydi tewas menabrak trotoar dan tiang di Jalan Proklamasi, Menteng, dengan mengendarai Harley Davidson.
Sebelumnya, ia dikatakan diam-diam mengeluarkan motor milik ayahnya itu sekitar pukul 01.30 dini hari pada Rabu (13/11) dari rumahnya di Villa Gading Indah, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya