Tips modifikasi bagi pemakai SUV

Sumber : | Sabtu, 20 April 2013 08:21




Tips modifikasi bagi pemakai SUV
MOdifikasi SUV jadi Hammer (by: Nazar Ray)

Merdeka.com - Rumah modifikasi Signal Kustom pernah menggarap Isuzu Panther 1997 yang dimodifikasi menjadi Hummer H2 SUT. Selain tampilan yang wah karena nyaris berubah total, sektor audionya juga dijejali berbagai macam perangkat.

Penempatan perangkat Head Unit Pioneer 7550 DVD touchscreen monitor, Monitor plasma Polytron 42", Monitor LCD 20" Venom Subwoofer VX 2012W 8 pcs, sampai wadah-wadah buatan sendiri atau custom untuk ported box dan aluminium bordes cover.

Namun, itu merupakan modifikasi di kelas ekstrim. Bagi mereka yang ingin memakainya harian, ada beberapa tips yang dibeberkan oleh Andre Mulyadi selaku penggawa rumah modifikasi Signal Kustom, Bandung.

- Manfaat bodi besar

Satu dari sekian keuntungan dalam memodifikasi SUV adalah karena ukurannya yang besar. Oleh karena itu pula, Andre melihat bahwa sebenarnya banyak hal yang bisa dieksplorasikan pada kendaraan ini. "Eksplorasinya lebih luas, mobi SUV lebih besar, lebih kapabilitas," ujarnya. Ia pun menyarankan agar menggunakan bodi tambahan yang bertipe bisa lepas-pasang. "Eksteriornya bisa main simpel-simpel tambahan add-on lips."

- Ukuran velg harian

Dengan pengalamannya sebagai modifikator, Andre menyebut bahwa ada ukuran yang pas bagi pengguna SUV modifikasi yang juga dipakai harian. "Untuk modifikasi yang cocok, kalau mereka mau daily, mungkin mereka bisa naikkin 2-3 inci masih enak buat SUV. Untuk family mungkin sama.

- Audio

SUV dalam penilaiannya sebenarnya bisa memakai segala macam jenis audio. Ada beberapa tipe yang ia sarankan memang. Salah satunya adalah tipe SQ untuk merek Pioneer. "Audionya bisa masukin tipe SQ," tambahnya.

- Interior bagus dan hemat

Ada kilasan bahwa tren saat ini untuk sejumlah kendaraan adalah penggunaan bahan clone leather. Menurutnya, selain terlihat nyaman, harganya pun bisa ditekan.

"Interior yang cocok, sekarang sih banyak Leather. Kayak OEM-nya Lambo yang kita pakai di Jazz. Leather sih lagi cukup tren. Untuk interior, ada ide bikin clone leather, mereka bikin pakai kulit, bikin sintetik-nya, yang enggak tersentuh sama badan. Vintage leather, kayak di dasbor, door trim, pilar Nyamannya, nyaman leather, tapi bisa ditekan sampai harga 50 persen," pungkasnya.

(kpl/nzr/rd)

Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


Sumber: Otosia.com

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Ini bahayanya punya musuh bagi kesehatan
  • Menko Polhukam minta Ical legowo dan Munas Januari di Jakarta
  • Menko Polhukam minta Kapolri tak beri izin Munas Golkar di Bali
  • Pacari gadis 19 tahun, Robin Thicke makin serius
  • PPATK: 20 Mantan anggota Banggar DPR punya transaksi janggal
  • Menko Sofyan ditawari kereta super cepat made in China
  • Rel patah di Sawah Besar-Juanda, KRL terhambat
  • PPATK akan telusuri rekam jejak calon pejabat Pemprov DKI
  • [Video] iPhone 6 pamer kemampuan ciamik untuk game!
  • Gara-gara Batman, Christian Bale cemburui Ben Affleck
  • SHOW MORE