Taksi super, Ferrari dan Porsche bukan untuk penumpang

Sumber : | Senin, 16 Juli 2012 10:36




Taksi super, Ferrari dan Porsche bukan untuk penumpang
Taksi Super di Jakarta

Merdeka.com - Beberapa hari ini di Jakarta tampaknya digemparkan oleh dua armada taksi super yang menggunakan Ferrari 360 Modena dan juga mobil asal Jerman, Porsche Boxster S lansiran tahun 2011. Lagian kalau kita lihat dari balutan warna dan konsep stikernya bukan ciri khas taksi Indonesia, melainkan ala Amerika.

Dalam kenyataan model taksi super ini di beberapa negara juga ada, namun meraka menggunakan mobil-mobil ini hanya dipergunakan untuk keperluan pembuatan iklan. Atau hanya sebagai modifikasi mobil saja dengan tampilan ala mobil taksi.

Namun kedua taksi super ini beberapa hari lalu menarik perhatian Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta untuk memeriksa kedua armada tersebut. Alhasil, Dishub mengamankan pihak MMCab yang mengadakan joyride di gedung Jakarta Convention Centre (JCC), Senayan, Jakarta, Sabtu (14/07).

Dishub DKI Jakarta Bona Tongan mengatakan, "MMCab tidak memiliki izin dari dishub terkait aksi mereka kemarin di jalan raya Jakarta. Tidak ada argonya dan mereka tidak memiliki izin," ujarnya.

Menurut pengakuan Zubir Isman salah seorang pihak MMCab mengungkap, sejatinya kedua taksi itu sedang memproduksi film berjudul "Hidup Itu Indah". Bukan promosi taksi mobil jenis Ferrari dan Porsche.

"Itu hanya shooting "Cuma buat film shooting doang. Tidak ada taksi Ferrari dan Porsche. Kan tidak ada argonya," ujar Zubir setelah berbicara dengan Dishub DKI Jakarta, di JCC, Senayan, Jakarta, yang ternyata juga merupakan sutradara Film Hidup Itu Indah.

Menurut Zubir, film tersebut berlatar tentang impian seorang orang kaya yang ingin mewujudkan taksi Ferrari dan Porsche. Belum diketahui bagaimana selanjutnya atas kasus ini. Menurut Bona, masalah tersebut akan diteruskan ke pimpinan mereka.

Sebab jika dalam kenyataan ada taksi super seperti ini ongkosnya bisa 5-10 kali lipat dari mobil taksi biasa. Mengingat perawatan dan bahan bakar yang digunakan juga sangat mahal. Salah satu contoh pada Ferrari 360 Modena ini yang menggunakan mesin V8 berkapasitas 3.6 liter.

Performa mesin ini sanggup menghasilkan tenaga sebesar 406 hp pada putaran 8.500 rpm, sedangkan untuk torsinya sanggup mencapai 374 Nm pada putaran mesin 4.750 rpm. Dan karena merupakan produk lama, konsumsi BBM rata-rata mobil ini tercatat antara 14-17 liter/100km.

Dengan angka konsumsi BBM seboros ini, apakah Anda yakin akan menggunakan armada taksi ini jika benar-benar ada? Apalagi dipergunakan di Jakarta yang terkenal dengan macetnya, maka sensasi sebuah supercar tidak akan terasa bukan?

(kpl/vin)



JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
LATEST UPDATE
  • Sebelum berpulang, Suhardi sebulan lebih dirawat di RSPP
  • Setelah disalatkan, jenazah Suhardi disemayamkan di DPP Gerindra
  • Kemarin, Suhardi masih bisa berkomunikasi dengan bahasa isyarat
  • Keajaiban 8 pantai paling berwarna-warni di dunia
  • Jelang tengah malam, jenazah Suhardi tiba di rumah duka
  • Ronaldo lengkapi La Decima sebagai pemain terbaik UEFA
  • Peneliti kembangkan robot pembunuh kanker
  • 6 Permen yang dilarang beredar karena terlalu kontroversial
  • Jakarta masuk dalam 10 kota di dunia yang rentan akan bencana
  • 5 Pemain ini 'hantui' karir Balotelli di Liverpool
  • SHOW MORE