Nissan Dukung Program Pengadaan Mobil Murah

Sumber : | Rabu, 27 Juli 2011 07:35




Nissan Dukung Program Pengadaan Mobil Murah
Kapanlagi.com

Merdeka.com - Kapanlagi.com - Presiden Direktur Nissan Motor Indonesia, Takuyaki Kimura, di Jakarta, beberapa waktu lalu, mengatakan bahwa pengenalan program mobil ramah lingkungan dengan harga terjangkau pada masa mendatang akan memperluas cakupan segmen pasar Nissan sebagai produsen kendaraan terlengkap.

Hal itu menjadi dasar bagi Nissan untuk berpartisipasi dalam program pengadaan mobil murah dan ramah lingkungan (low cost green car) yang regulasinya sedang disusun pemerintah.

Keterlibatan Perusahaan otomotif besar Jepang ini dalam program pengadaan mobil ramah lingkungan, kata Kimura, diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap rencana jangka menengah perusahaan untuk menguasai 15 persen pasar di wilayah ASEAN.

Sejalan dengan rencana tersebut, Nissan menyatakan akan menginvestasi dananya untuk meningkatkan kapasitas produksi di Indonesia.

Kimura menegaskan, sebagian dari sekitar US$312,5 juta yang diinvestasikan untuk memperluas pabrik di Indonesia, antara lain akan digunakan untuk penyediaan fasilitas perakitan mobil ramah lingkungan berharga terjangkau.

Namun ia belum bersedia memberikan penjelasan rinci mengenai rencana partisipasi Nissan dalam program mobil murah dan ramah lingkungan, baik mengenai dana yang diinvestasikan maupun jenis produk yang sedang disiapkan.

"Untuk masalah itu, kami tunggu regulasi pemerintah. Setelah pemerintah mengumumkan regulasi untuk program itu kami akan berbicara tentang produk," katanya.

Berkenaan dengan hal itu Direktur Jenderal Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi Kementerian Perindustrian, Budi Darmadi, mengatakan beberapa perusahaan otomotif memang sudah menyatakan ketertarikan untuk berinvestasi dalam program mobil murah dan ramah lingkungan.

"Yang ada sekarang ketertarikan, Suzuki, Nissan, dan Toyota tertarik. Setelah regulasinya selesai baru ada komitmen," katanya.

Budi menjelaskan pula bahwa pemerintah berencana memberikan insentif bagi perusahaan yang berkomitmen terlibat dalam program mobil murah dan ramah lingkungan.

"Insentif dikaitkan dengan kemandirian di bidang teknologi, siapapun yang ikut harus menyiapkan pusat pelatihan di sini supaya nantinya kita secara mandiri bisa membuatnya, dia juga akan kena aturan transfer teknologi," jelasnya.

Dalam hal ini paket insentif yang sedang dibahas pemerintah antara lain berupa Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) dan Pajak Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) di beberapa daerah tertentu.(antara/bun)



JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya




{prev_next_news}


Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER
LATEST UPDATE
  • Ridwan Kamil yakin minta bantuan ke Jokowi tak susah
  • Rayakan pelantikan Jokowi, warga Solo terbangkan 500 lampion
  • Demi Nikahan Raffi - Nagita, Tessa Kaunang Sibuk Cari Pasangan
  • Anang ikut sumbang suara di Syukuran Rakyat Jokowi
  • Kawal Jokowi dari pagi, Paspampres mengaku capek
  • Malam ini, JK mendadak ke Istana temui Jokowi
  • Airin berharap Jokowi gagas badan pengelola Jabodetabek
  • Listrik 8 kabupaten padam, dari Yogya sampai Purwokerto
  • Beli rumah baru, Lady Gaga habiskan Rp 288 Miliar
  • Jokowi: JK tak ikut ke Monas karena ada acara dengan Boediono
  • SHOW MORE