Kode SAE untuk oli mesin

Sumber : | Selasa, 18 Desember 2012 08:26




Kode SAE untuk oli mesin
SAE pada oli mesin

Merdeka.com - Banyak orang mengira, kode SAE pada oli adalah mewakili mutu pelumas. Ada yang bilang oli lebih encer dengan SAE lebih rendah itu diasumsikan lebih berkualitas.

Sebaliknya, oli yang lebih kental dibilang oli jadul. Pendapat itu salah, karena kode SAE merupakan penunjukkan tingkat kekentalannya.

SAE adalah singkatan Society of Automotive Engineers. Lembaga ini membuat standardisasi kekentalan pelumas untuk memberi panduan ketepatan penggunaan oli tertentu untuk jenis mesin tertentu.

Karena SAE rendah (encer) tidak identik dengan mutu yg lebih baik atau sebaliknya. Angka SAE lebih tinggi (oli lebih kental) tidak juga menandakan oli lebih buruk. Makna sesungguhnya kode SAE adalah pada kemampuan oli itu beradaptasi pada suhu rendah dan tinggi.

Misalnya SAE 20W-50. Arti kode ini menandakan oli memiliki kemampuan (telah lulus uji) distarter pada suhu (minus) -10 C sampai suhu -20 C. Dan oli itu memiliki minimum kekentalan 50 hingga suhu 150 derajat celcius (HTHS). Sedangkan untuk SAE 10W-40 misalnya, telah lulus uji sampai -30 (minus 30 derajat).

Oli encer menjadi wajib bagi mesin kendaraan BMW masa kini yang telah menggunakan balok mesin dari bahan full aluminium. Mesin itu mengusung teknologi Double VANOS (dalam bahasa Jerman Variable Nockenwellensteuerung atau double over-head camshaft).

Sudah pasti diperlukan pelumas lebih encer dengan kekentalan bervariasi. Selain itu banyak lubang-lubang kecil yang harus dilumasi. Hanya oli encer yang bisa menjawab tuntutan itu. Bila memaksa menggunakan oli kental, sistem pelumasan pasti akan gagal.

Sebaliknya mesin mobil lama. Mesin itu justru disarankan menggunakan oli yang lebih kental yang ditunjukkan dengan angka SAE makin besar (SAE 15W-40 atau 20W-50). Karena sifat mesin lama, biasanya celah (gap) antar-komponen di dalam mesin relatif besar.

Dari pembicaraan di atas, jelas bahwa tingkat kekentalan lebih ditujukan pada peruntukan dan tidak berhubungan dengan kualitas. Lalu, apa patokan kualitas sebuah oli? Dalam standar American Petroleum Industry atau API Service, untuk mesin bensin, umumnya menggunakan kode SA, SB, SF, SG, SJ, dan seterusnya.

(kpl/tr/vin)



Sumber: Otosia.com
Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
Most Viewed Editors' Pick Most Comments

TRENDING ON MERDEKA.COM

LATEST UPDATE
  • Shaun si domba Australia berbulu tebal kini dicukur
  • Program Magrib mengaji di Pekanbaru nyontek Kabupaten Kampar
  • PKB pede kalahkan Golkar di Pemilu 2019
  • Ini alasan Polda DIY tahan Florence
  • Dari Bali, Jokowi lanjut bertemu ulama NU se-Indonesia di Depok
  • Indonesia bakal bikin pabrik mi instan di Kazakhstan
  • Facebook uji coba fitur mobile baru, persulit usaha 'move on'
  • Cerita seru Andania Suri pertama kali pakai hijab
  • Dieng Culture Festival masih butuh tambahan fasilitas
  • Jimly sebut upaya hukum kubu Prabowo ke MA penyaluran emosi
  • SHOW MORE