Indonesia kejar peringkat 1 produksi mobil ASEAN

    Sumber : | Rabu, 29 Agustus 2012 11:11




    Indonesia kejar peringkat 1 produksi mobil ASEAN
    Ilustrasi pabrik mobil (Foto: Nazar Ray)

    Merdeka.com - Indonesia diprediksi akan menjadi nomor satu dalam hal jumlah produksi mobil di region ASEAN. Kapasitas produksi akan meningkat seiring kian banyaknya produsen mobil yang membangun pabriknya di Indonesia.

    Namun kini, Indonesia masih ada di posisi kedua, tetapi dengan pertumbuhan hampir dua kali lipat menjadi 1,6 juta unit dari tahun lalu sebanyak 950.000 unit. Keyakinan itu disampaikan oleh Dirjen Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi Kementerian Perindustrian, Budi Darmadi.

    "Sudah banyak investor yang berkomitmen untuk berinvestasi pada tahun ini. Hasilnya akan terasa pada 2013," ungkap Budi di Kementerian Perindustrian, Senin lalu.

    Kapasitas produksi di Indonesia saja saat ini belum mencukupi permintaan konsumen. Inden masih terus terjadi untuk beberapa produk, mencakup MPV 4x2 sebagai model terlaris.

    Sementara itu, merek-merek Jepang kian bercokol dan membangun pabrik baru di Indonesia. Terakhir, Mercedes-Benz berniat merakit dua SUV-nya di Tanah Air dan akan terealisasi pada tahun depan.

    "Saya yakin Indonesia bisa menembus satu juta unit tahun ini," ungkap Johnny Darmawan selaku pimpinan Gaikindo.

    (kpl/nzr/bun)



    Komentar Anda


    Be Smart, Read More
    Back to the top

    Today #mTAG iREPORTER
    LATEST UPDATE
  • Tambah Rp 7 juta saja, dapatkan New Suzuki APV Luxury
  • Sambangi rumah Arsad, Fadli Zon tawarkan bantuan hukum
  • Penasaran manfaat daun kecubung, SMAN 2 Lamongan buat penelitian
  • Dikabarkan cerai, suami Avril Lavigne lepas cincin kawin
  • 5 Tahun jadi menteri, Gamawan klaim Kemendagri berprestasi
  • Lukman Hakim: Sebaiknya parlemen mencerminkan kebersamaan
  • Upacara HUT ke 745 Kabupaten Sumenep gunakan bahasa madura
  • Menteri Susi akan usir negara tak ikut aturan kelautan Indonesia
  • Saat orang rayakan Halloween, pocong di Mampang dimusnahkan
  • Pemerintah mengklaim kepanikan akibat harga BBM naik cuma sesaat
  • SHOW MORE