Gaikindo Kupas Kesiapan Produksi Mobil 1 Juta Unit

    Sumber : | Jumat, 22 Juli 2011 12:05




    Gaikindo Kupas Kesiapan Produksi Mobil 1 Juta Unit
    Kapanlagi.com

    Merdeka.com - Kapanlagi.com - Sebagai rangkaian dari The 19th Indonesia International Motor Show (IIMS), Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) menggelar The 6th Indonesia International Automotive Conference (IIAC) di JiExpo Kemayoran (21/07). Acara ini akan dibuka secara resmi oleh Menteri Perindustrian, MS Hidayat.

    Bertemakan 'The Indonesian Automotive Industry Post 1 Million Cars', IIAC 2011 mengupas tentang kesiapan Indonesia untuk capai produksi mobil 1 juta unit yang akan diperkirakan tercapai tahun 2014. Ketua Umum Gaikindo, Sudirman MR, mengungkapkan bahwa sampai dengan saat ini total kapasitas maksimum perakitan mobil di Indonesia sebesar 860.000 unit.

    "Kami berharap investasi di industri otomotif ini terus meningkat untuk mendukung target produksi 1 juta unit tersebut," ungkap Sudirman.

    Sementara dari sisi penjualan, Sudirman memprediksikan angka 1 juta unit akan tercapai lebih cepat, yaitu tahun 2013. Karenanya target produksi ini tentunya perlu didukung oleh kebijakan pemerintah serta kesiapan infrastruktur dalam negeri. Perwakilan mobil baik dari Jepang, Korea, Amerika, Eropa dan juga perwakilan dari China yang hadir pada konferensi ini sepakat bahwa situasi jika situasi ekonomi dan politik di Indonesia mendukung, mereka akan terus meningkatkan investasinya di Indonesia.

    Pada kesempatan tersebut, MS Hidayat mengatakan bahwa untuk mempersiapkan target produksi ini, pemerintah akan mengatur distribusi kendaraan-kendaraan agar tidak menumpuk di Jabodetabek. Selain itu, kuota ekspor kendaraan roda empat ke luar negeri juga akan diperbesar, karena selama ini ekspor mobil baru mencapai 20 persen.

    MS Hidayat juga mengungkapkan bahwa pemerintah akan terus berupaya memperbaiki iklim investasi otomotif nasional, guna memacu pertumbuhan sektor ini. Salah satunya dengan harmonisasi tarif bea masuk CBU (completely built up), CKD (completely knock down) dan IKD (incompletely knock down) untuk mendorong terjadinya pendalaman struktur industri.

    Pemerintah juga memberikan fasilitas bea masuk ditanggung pemerintah (BM-DTP) untuk impor bahan baku komponen, agar produk yang dihasilkan memiliki daya saing. Selain itu, pemerintah juga akan membangun infrastruktur penunjang industri, seperti pelabuhan mobil (car port).(autocar/bun)

    Suka artikel ini ?
    Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman



    KUMPULAN BERITA
    # Musik Indonesia

    JANGAN LEWATKAN BERITA
    Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

    Let's be smart, read the news in a new way.
    Tutup
    Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
    Kirim ke

    Free Content

    • URL Blog

    • Contoh : merdeka.wordpress.com

    • Email

    • Password


    saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






    Komentar Anda


    Be Smart, Read More
    Back to the top
    Today #mTAG
    LATEST UPDATE
  • Perkuat alutsista, PT Pindad kembangkan amunisi kaliber besar
  • Survei AirMob: Tren positif Jokowi turun 50 persen di media sosial
  • Pemerintah belum berencana kenakan pajak batu akik
  • EXO Akan Buat Para Fans Makin Cemburu, Ada Apa Sebenarnya?
  • Kanker payudara, si silent killer bagi wanita
  • Google, Facebook, Microsoft, Apple bersatu dukung pernikahan sejenis
  • Meski digorok lehernya, PRT belia ini berhasil gagalkan pencurian
  • Butuh tempat pengajian, pimpinan ormas Islam ini temui Ahok
  • Senk Lotta bakal tonjok pelaku yang buat Chelsea Islan murung
  • Ikuti Dolar, Menkeu sebut Rupiah juga alami penguatan
  • SHOW MORE