Ekspor mobil Indonesia ungguli impor

Sumber : | Sabtu, 19 Januari 2013 13:11

Ekspor mobil Indonesia ungguli impor
Daihatsu Gran Max (Foto: Nazar Ray)

Merdeka.com - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat kenaikan penjualan domestik sebesar 24,8 persen pada 2012, yaitu dari 894.164 unit (2011) menjadi 1.116.230 unit.

Namun, ekspor kendaraan CBU alias Completely Built Up juga mengalami pertumbuhan sebesar 38,5 persen, yakni dari 125.873 unit menjadi 174.368 unit.

Ketua I Gaikindo, Jongkie Sugiarto, mengatakan bahwa neraca perdagangan Indonesia di sektor otomotif positif. Walau impor naik, namun lebih kecil ketimbang peningkatan ekspornya.

Mobil-mobil yang diekspor dari Indonesia adalah Daihatsu Gran Max, Honda Freed, Toyota Avanza, Rush, Fortuner, Innova dan Suzuki APV. Pasar utama Indonesia adalah negara-negara ASEAN, Amerika Latin, Afrika dan Timur Tengah.

Menurut Vivek Vaidya, Vice President, Automotive & Transportation Practice - Asia Pasific, Frost & Sullivan, impor sepanjang tahun lalu juga meningkat drastis dari 76.173 unit (2011) melesat 65,2 persen menjadi 125.873 unit. Kenaikan tersebut dikarenakan pasokan CBU dari Thailand, khususnya sedan, telah pulih.

(kpl/bun)



Sumber: Otosia.com
Komentar Anda


Suka artikel ini ?
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


Be Smart, Read More
Back to the top
Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Prostitusi artis, polisi telah periksa selebriti berinisial TM
  • Ribut dengan sekuriti Blue Bird, jari Brigadir D tertembak pistol
  • JK sebut Ical dan Agung sudah paraf islah, Jumat rencananya bertemu
  • Arab Saudi janji segera bebaskan 5 WNI terancam dihukum mati
  • Upaya ilmuwan kumpulkan naskah kuno suku Batak dipersulit warga
  • Tuntut dana desa dicairkan, ribuan pamong desa demo di Istana
  • Smartphone octa-core Wiko siap lahap 10 game kualitas HD
  • Kebisingan lalu lintas bisa bikin gendut, kok bisa?
  • Istri pejabat di Filipina merantai bayinya seperti anjing
  • JK: Dana UPS Rp 300 M mending buat beli sekop, kasih tahu Lulung
  • SHOW MORE