Merdeka.com tersedia di Google Play


Dua distributor Triumph di Indonesia ngotot saling klaim

Sumber : | Kamis, 13 Desember 2012 17:51


Dua distributor Triumph di Indonesia ngotot saling klaim
Dealer Triumph PT Global Motorcycles Trading (GMT), Lebak Bulus, Jakarta (Foto: Nazar Ray)

Merdeka.com - Kehadiran PT Global Motorcycles Trading (GMT) yang mengklaim diri sebagai sole-sub distributor resmi Triumph di Indonesia ternyata membuahkan pertanyaan. Pasalnya, Triumph sebelumnya sudah hadir melalui PT Triumph Indo Sejahtera (TIS).

Jika dealer pertama GMT di Jalan Lebak Bulus Raya Nomor 58, Cilandak, Jakarta Selatan; maka PT. Triumph Indo Sejahtera (TIS) yang berlokasi Jl. Abdul Majid No. 41 Cipete, Jakarta Selatan, tak jauh dari dealer tersebut.

Mengenai hal ini, beredar kabar bahwa PT Global Motorcycles Trading adalah perusahaan yang ditunjuk sebagai authorized sub-distributor motor Triumph di Indonesia, melalui sole authorized distributor dari Triumph Motorcycle New Zealand atau Selandia Baru.

"Memang benar kami PT Global Motorcycles Trading adalah authorized sub-distributor motor Triumph resmi yang ditunjuk oleh prinsipal kami Triumph Motorcycle, New Zealand. Rekan kami yang di Cipete itu memang betul sub-dealer kami. Kami suplai motor ke mereka," ungkap Rudhy Siswanto, Presiden Direktur PT GMT.

Namun klaim resmi GMT sebagai 'pemilik resmi' Triumph di Indonesia segera disanggah PT Triumph Indo Sejahtera (TIS). Dalam jumpa pers kepada wartawan siang ini di Jakarta, TIS menyatakan bahwa pihaknyalah yang ditunjuk resmi prinsipal Triumph di Inggris sebagai distributor Triumph Motorcycles di Indonesia.

Motor Triumph

TIS mengaku tak menjalin hubungan dengan PT Global Motorcycles Trading. Mereka pun membantah mengenai pembelian sepeda motor melalui sole-sub distributor tersebut.

"Kami sudah punya MOU-nya dari Triumph Inggris, kalau ada pihak yang mengaku juga punya MOU yang sama, buktinya seperti apa? Memang kami hanya dealer resmi, tapi kami sudah ada sejak Januari 2012," ujar Imam Budihardjo, Aftersales Service TIS.

Menurut Rudhy, GMT dulunya pernah bekerjasama dengan TIS. Tapi akibat perbedaan pendapat, Rudhy memutuskan keluar dan mendirikan sendiri authorized sub-distributor Triumph di Indonesia dengan bendera PT Global Motorcycles Trading (GMT).

Dealer Triumph TIS yang terletak di Ciepete berdiri di atas lahan seluas 1.200 m2 dengan lebar bangunan 7 X 12 m. Delaer Triumph versi Cipete ini punya konsep layanan 3S (Sales, Service dan Spareparts), yang menyediakan juga sukucadang Triumph produksi tahun 90-an ke atas.

"Niat kami tidak ingin bersaing dengan GMT. Bagi kami, kami hanya murni ingin jualan motor Triumph sebanyak-banyaknya," ujar Imam, seraya menyebut dealer Cipete tetap dipertahankan hingga satu tahun ke depan.

Hingga saat ini Triumph versi Cipete mengaku sudah menjual 30 unit Triumph. "Dari 30 unit kami yang laku, cuma 7 unit di antaranya yang dibeli secara kredit. Sisanya tinggal ada 8 unit," terang Imam.

Kalau sudah begini, konsumen pun jadi bingung. Siapa yang paling benar?

(kpl/why/nzr)


Sumber: Otosia.com

KUMPULAN BERITA
# Triumph

Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya


JANGAN LEWATKAN BERITA FOLLOW MERDEKA.COM
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Triumph, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Triumph.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup





Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
LATEST UPDATE
  • Kim Jong Un sudah dipersiapkan jadi pemimpin sejak kecil
  • Disebut utang pada Prabowo, SDA bilang 'murni dukungan pribadi'
  • JIS klaim selektif saat mencari tenaga pengajar
  • SDA ngotot dukung Prabowo di Pilpres 2014
  • Dino ingin teladani Perdana Menteri Ali Sostroamidjojo
  • KPK bakal seret BCA dalam kasus Hadi Poernomo
  • Bartra akhirnya akui kecepatan Bale
  • Awal Mei, Boediono dan Sri Mulyani jadi saksi di sidang Century
  • JIS mengaku tahu ada korban sodomi baru dari media
  • Bunuh pari manta cuma Rp 4 juta, jadi wisata bahari Rp 40 M
  • SHOW MORE