Merdeka.com tersedia di Google Play


Album baru, Power Slaves keluarkan 100 persen idealisme

Sumber : | Kamis, 5 April 2012 07:45


Album baru, Power Slaves keluarkan 100 persen idealisme
Power Slaves: (a)KapanLagi.com(dan)reg;

Merdeka.com - Setelah sukses mengobati rindu fans dengan mini album pada Desember 2010 dan 3 single sepanjang tahun 2011 yaitu Indonesia, Slavers Indonesia, dan Empat Pilar Kebangsaan, band metal senior Power Slaves akhirnya siap merilis album teranyar.

Album bertitel MERAH PUTIH rencananya akan rilis pada akhir April atau awal Mei tahun 2012. Menurut vokalis Power Slaves, Heydi Ibrahim, dalam album yang berisi 12 lagu dengan 11 lagu baru dan 1 lagu lama yang diaransemen ulang, yaitu Masa Bahagia dari album METAL KECIL (1994) ini, Power Slaves benar-benar total mengeluarkan idealisme bermusiknya.

Judul MERAH PUTIH diambil dari beberapa lagu yang memang bertema nasionalisme di album ini, antara lain Indonesia, Empat Pilar Kebangsaan, Slavers Indonesia dan I Love You Merah Putih. Ini juga merupakan ajakan dari Power Slaves untuk lebih mencintai negara ini di tengah terkikisnya nilai-nilai nasionalisme di generasi muda.

"Album ini adalah hati saya, merah putih adalah ideologi saya. Adakah obat yang lebih baik dari merasa senasib dan sepenanggungan di dalam MERAH PUTIH?" ujar Heydi saat dihubungi wartawan (04/04).

Tidak bergabungnya Power Slaves dengan label manapun alias indie di bawah management Kereta Rock N Roll, yang tidak lain adalah kepunyaan mereka sendiri, serta tuntutan dari fans (Slavers Indonesia) agar Power Slaves menjadi lokomotif kebangkitan rock n roll di Indonesia adalah poin utama mengapa band asal Semarang ini mengedepankan idealisme bermusik di album baru.

"Album ini juga merupakan bukti eksistensi Power Slaves di blantika musik rock tanah air. Beberapa warna musik rock, yaitu hard rock, rap rock, ballad rock, punk rock n roll, industrial rock kami masukkan. Seperti di lagu To The Point, di sini Heydi ngerap seperti seorang rapper tapi dengan karakter dia, menjadikan sesuatu yang unik dan menarik. Album ini bisa dibilang menunjukan kedewasaan dalam bermusik dari tiap personil PS yang selama ini setia di jalur rock," lanjut Anwar, sang basis.

Dengan komposisi 50% lagu lagu berirama rock n roll dan 50 % berirama medium dan slow, diharapkan dapat menjadi penawar bagi fans Power Slaves yang terakhir merilis full album pada tahun 2004, "Beberapa lagu slow ala Power Slaves yang akan menjadi andalan antara lain Ku Tunggu, Song For The Lover dan si Cantik dan Blues," pungkas Heydi. (kpl/ato/rea)


Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
LATEST UPDATE
  • Berguru ke Syekh Ahmad Khatib membuat Haji Agus Salim makin alim
  • 5 Alasan utang asing terus bengkak versi pengamat
  • 5 Fakta kapal Australia masuk Indonesia,27 KM dari Palabuhanratu
  • Tom Hardy bakal berperan ganda sebagai saudara kembar Kray
  • Satu lagi cerita nestapa ibu hamil naik KRL
  • Libur panjang tak buat tujuan wisata Jakarta sepi
  • 10 Pemain center paling 'kokoh' sepanjang sejarah NBA
  • Romi tegaskan sesepuh PPP tak restui koalisi dengan Gerindra
  • 8 Film komedi romantis yang wajib ditonton tahun ini
  • Menengok para istri aktivis yang tewas dan hilang diculik
  • SHOW MORE