Zuckerberg's Timeline (1)

Siapa sebenarnya Mark Zuckerberg?

Reporter : Rizqi Adnamazida | Senin, 14 Mei 2012 15:35




Siapa sebenarnya Mark Zuckerberg?
Mark Zuckerberg. merdeka.com/reuters.com

Merdeka.com - Tepat 28 tahun yang lalu, penemu jejaring sosial terpopuler Facebook lahir. Adalah Mark Zuckerberg, miliuner muda yang kaya mendadak karena sosial media ciptaannya. Ia bahkan rela keluar dari kampus Harvard di tahun kedua kuliahnya demi mengembangkan Facebook. Pilihan Mark untuk meninggalkan bangku pendidikan tersebut sepertinya memang tepat, karena kini Facebook benar-benar populer dan disebut-sebut mengalahkan nama besar Google.

Mark Zuckerberg lahir dengan nama asli Mark Elliot Zuckerberg pada 14 Mei 1984 silam di Dobbs Ferry, New York. Ia dibesarkan di tengah keluarga berpendidikan dengan ayah yang membuka praktek dokter gigi di rumah, Edward Zuckerberg, dan seorang ibu bernama Karen yang bekerja sebagai psikiater sebelum melahirkan keempat anaknya, Mark, Randi, Donna, dan Arielle.

Seperti yang diberitakan di situs Biography.com, sejak kecil Mark memang telah menunjukkan ketertarikannya di bidang komputer. Saat berusia 12, ia membuat program pesan dengan menggunakan Atari BASIC yang diberi nama Zucknet. Program Zucknet tersebut digunakan ayah Mark untuk memudahkan pekerjaannya ketika melayani pasien tanpa harus berteriak ketika mereka datang. Keluarga Mark juga menggunakan Zucknet untuk berkomunikasi di dalam rumah. Mark bahkan sering membuat games di komputer bersama teman-temannya untuk hiburan.

Sebagai orang tua, Edward dan Karen pun sengaja mempekerjakan guru privat komputer David Newman untuk Mark. David datang seminggu sekali untuk 'bermain-main' dengan Mark di depan komputer.

Sebelum masuk Harvard, Mark bersekolah di Phillips Exeter Academy, sebuah sekolah swasta di New Hampshire. Ia memang jenius, sebab prestasinya di bidang olahraga anggar membuatnya dijadikan kapten dalam tim. Selain itu, Mark juga cerdas di bidang literatur. Namun minatnya dalam hal komputer tak lantas mati. Mark masih tekun menciptakan software, salah satunya perangkat lunak tentang musik, Pandora, yang ia beri nama Synapse. Beberapa perusahaan besar seperti AOL dan Microsoft bahkan sempat menunjukkan ketertarikannya untuk membeli software tersebut, namun dengan bijak Mark menolak semua tawaran itu.

Lulus dari Exeter, Mark resmi menjadi mahasiswa di Harvard University tahun 2002. Sejak masuk kuliah, ia sudah dikenal sebagai pencipta software di kalangan teman-temannya. Salah satu software buatan Mark yang cukup populer saat itu adalah CourseMatch, yang memudahkan mahasiswa dalam memilih kelas ketika kuliah. Ada pula Facemash, yang membandingkan dua wajah mahasiswa di kampus dan memberikan voting bagi salah satu wajah yang dinilai lebih menarik. Namun ketika Facemash sudah populer, pihak kampus mematikan program tersebut karena dianggap tidak pantas.

Mark sempat diajak bekerja sama untuk menciptakan jejaring sosial Harvard Connection oleh teman kuliahnya, Divya Narendra, dan si kembar Cameron dan Tyler Winklevoss. Namun lantas ia memutuskan keluar dan membuat jejaring sosialnya sendiri bersama Dustin Moskovitz, Chris Hughes dan Eduardo Saverin. Situs ciptaan Mark dan teman-temannya tersebut tidak lain adalah Facebook, yang membolehkan penggunanya mengisi profil, mengunggah foto, dan berkomunikasi dengan yang lain. Dengan nama awal The Facebook yang rilis awal tahun 2004, Mark akhirnya memutuskan keluar dari kampus untuk mengembangkan jejaring sosialnya. Sampai pada akhir tahun 2004, Facebook telah memiliki satu juta pengguna.

Mark memiliki banyak nama panggilan, seperti misalnya "Zuck" (dari nama di blog miliknya), panggilan dari ibunya "Princely," dan "Slayer" yang ia dapat ketika masih berada di Harvard. Penikmat musik Green Day, Jay-Z, Taylor Swift, dan Shakira ini pun diketahui dari situs Ezine Mark ternyata buta warna merah dan hijau, oleh sebab itu Facebook didominasi warna biru, warna terbaik yang bisa dilihat Mark.

Di balik kesuksesan Mark, sebenarnya ia adalah sosok yang pemalu dan bersahaja. Mark kerap menggunakan sandal karet ketika meeting bersama para timnya. Meskipun demikian, tidak diragukan lagi bahwa Mark sangat cerdas dan berbakat. Ia mahir baca dan tulis di lima bahasa berbeda.

Menurut situs Daily Dawdle, Mark yang memiliki darah keturunan Yahudi namun mengaku atheis ini statusnya telah berpacaran. Gadis beruntung tersebut bernama Priscilla Chan, keturunan Cina-Amerika yang menempuh jurusan kedokteran di Harvard sejak tahun 2003. Mark dan Priscilla pun telah tinggal bersama di Palo Alto, California.

Kesuksesan Mark dan Facebook pun sepertinya masih akan berlanjut sampai beberapa tahun ke depan. Tidak hanya berhenti di film The Social Network keluaran Hollywood di tahun 2010 yang menceritakan tentang kelahiran Facebook, ada banyak kemungkinan bahwa Mark akan mampu mempertahankan statusnya sebagai miliuner termuda dunia sampai orang-orang tak lagi menjadikan Facebook jejaring sosial terfavorit mereka.

Pada ulang tahunnya ke-28 tahun ini, Mark bisa dikatakan sebagai pria tersukses abad 21. Meskipun tidak sampai lulus kuliah, namun hampir tidak ada seorangpun di dunia yang tidak mengenal CEO Facebook yang satu ini. Lantas apakah Google Doodle akan menampilkan tema khusus Facebook di hari ulang tahun penciptanya? Who knows...

Well, happy birthday, Mark! Stay gorgoeus!

[riz]


JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER

LATEST UPDATE
  • Usai foto syur 'PNS' beredar, Yurel sempat minta maaf pada Rinada
  • Antrean pembeli iPhone 6 di New York hingga 3,8 kilometer
  • Pertama kalinya, Upacara Ikada dilaksanakan di Pulau Sabira
  • Laura Basuki tak kunjung hamil, ini curhatannya
  • Dua jamaah calon haji Embarkasi Solo meninggal di Tanah Suci
  • Seknas Jokowi akan rayakan kemenangan di Bogor
  • Saat terbakar gudang di Kementerian ESDM dalam keadaan terkunci
  • Jokowi sinergikan 3 pilar PDIP untuk dukung program kerjanya
  • Cari uang tambahan, OB di Jagakarsa edarkan ganja
  • Ratusan Satgas rebutan susu gratis di Rakernas PDIP Semarang
  • SHOW MORE