Menkes: Kondisi Pekerja Indonesia Memprihatinkan

Sumber : | Selasa, 29 November 2005 14:39




Menkes: Kondisi Pekerja Indonesia Memprihatinkan
Kapanlagi.com

Merdeka.com - Kapanlagi.com - Menteri Kesehatan RI Siti Fadilah Supari mengingatkan kondisi kesehatan pekerja di Indonesia saat ini masih memprihatinkan, karena banyak perusahaan yang belum memperhatikan penanganan proses kerja yang aman dan sehat, dengan menerapkan kaidah kesehatan.

Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Dirjen Bina Kesehatan Masyarakat Depkes Sri Astuti pada pembukaan Konferensi Internasional untuk Kesehatan Kerja di Sektor Industri dan Informal, di Yogyakarta, Selasa, menkes mengakui memang telah terbukti sektor usaha kecil memiliki peran besar dalam mengatasi keterpurukan ekonomi di era yang lalu, namun kondisi kesehatan pekerjanya sampai sekarang masih memprihatinkan.

Begitu pula keselamatan kerja para pekerjanya, menurut menkes kurang mendapat perhatian dari pihak perusahaan dan pekerja itu sendiri. Padahal keselamatan kerja saat ini merupakan salah satu prasyarat dalam memasuki arena pasar bebas.

Untuk itu, melalui konferensi ini diharapkan menjadi forum pertukaran informasi serta pengalaman, berkait dengan aspek kesehatan kerja sektor industri dan informal. Ini mengingat setiap pekerja memiliki hak untuk memperoleh kesehatan dan keselamatan kerja, baik yang bekerja di sektor industri maupun informal.

Disebutkannya, angkatan kerja di Indonesia saat ini 65,03 persen dari jumlah penduduk yang ada, yang tersebar di berbagai lapangan pekerjaan.

Dari angka tersebut, 75 hingga 80 persennya merupakan masyarakat pekerja di sektor informal yang beresiko terkena berbagai penyakit atau masalah yang dapat muncul akibat dari pekerjaannya itu.

Guna melindungi serta memelihara kesehatan masyarakat pekerja informal di berbagai sektor, maka dikembangkan program kesehatan kerja, sehingga dapat diperoleh produktivitas kerja yang optimal, ujar menkes.

Menurut dia, pemerintah telah mengembangkan berbagai program untuk mengatasi masalah tersebut, di antaranya pengembangan kesehatan lingkungan kerja, pengembangan promosi kesehatan di tempat kerja, serta peningkatan pelayanan kesehatan kerja bagi masyarakat pekerja.

Sementara itu, salah seorang praktisi kesehatan kerja Tan Malaka seusai acara pembukaan konferensi tersebut mengatakan kalangan pemilik perusahaan sekarang sebaiknya tidak hanya mengurus masalah gaji karyawan, tetapi juga harus memikirkan kesehatan kerja pekerjanya. Sebab, kata dia, keselamatan kerja bagi pekerja juga menentukan keberhasilan serta kemajuan perusahaan.

Ia juga meminta perusahaan untuk menyiapkan sarana kesehatan kerja, karena kenyataannya saat ini banyak pekerja yang telah menjadi `korban` dampak dari kurang pedulinya pengusaha dalam memperhatikan kesehatan kerja pekerjanya.

Konferensi yang diselenggarakan Pusat Kesehatan Kerja Depkes RI ini berlangsung dari 29 November hingga 1 Desember 2005, dan diikuti sekitar 400 peserta.

Mereka terdiri praktisi kesehatan kerja, pejabat pemerintah pusat dan pemerintah daerah, para pengelola program kesehatan kerja, pengamat kesehatan dan keselamatan kerja, serta masyarakat umum.

Berbagai topik yang dibahas dalam konferensi itu antara lain manajemen kesehatan kerja, peraturan dan ketetapan yang berhubungan dengan kesehatan kerja, pengembangan sumberdaya manusia, Askes, penyakit kerja, serta pelayanan kesehatan kerja. (*/rit)

Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Ditutup, 16 orang resmi jadi calon hakim konstitusi
  • 2 Mahasiswa di Ciputat tewas usai tengak miras oplosan
  • Kisah Ahok & Djarot ikut PDIP ke China tak bawa uang banyak
  • Sempat diamankan, pengacara LBH akhirnya dilepaskan polisi
  • JK klaim pemilu Indonesia paling sukses dibandingkan negara lain
  • Usut kasus Bonaran Situmeang, KPK geledah perusahaan di Tapteng
  • Adian Napitupulu ngaku tak tidur di DPR, cuma merem 52 detik
  • Ini alasan Jakmode.com fokus pada fashion wanita
  • Robin Williams 'dihidupkan' lagi jadi seekor Anjing
  • Ikuti Hari Belanja Online Nasional, Rakuten kebanjiran order
  • SHOW MORE