Merdeka.com tersedia di Google Play

Pangkogasgabrat TNI Berikan Perintah Operasi Serangan di Kalimantan

Kirim ke teman
  • Kirim copy ke email saya

Kirim ke


BACK 1/4 NEXT
{news_synopsis}

Pangkogasgabrat TNI
Berikan Perintah Operasi Serangan di Kalimantan
 
(Satgaspen Latgab TNI 2013).Panglima Komando Tugas Gabungan
Darat (Pangkogasgabrat) Mayjen TNI Setyo Sularso (Pangdiv 2/Kostrad) memberikan
Perintah Operasi (PO) serangan kepada Komandan Brigade, Komandan Resimen dan
para Komandan Batalyon Satuan Manuver dan Satuan Perkuatan, bertempat di Daerah
Persiapan (DP) Brigade Kaliorang Kutai Timur, Kalimantan Timur pada pukul 09.00
Wita, Selasa (14/5/2013). Perintah operasi tersebut diberikan setelah seluruh
pasukan yang tergabung dalam Operasi Gabungan Darat pada Latgab TNI Tingkat Divisi
Tahun 2013 2013 telah memasuki daerah persiapan masing-masing.
 
Sebelum pemberian Perintah Operasi
Panglima didahului dengan penyampaian informasi tentang disposisi, komposisi dan
kekuatan musuh oleh Asintel Kogabrat Kolonel Inf Anton dan penyampaian keadaan
daerah operasi dan rencana pelaksanaan operasi secara umum oleh Asops Kogabrat
Kolonel Inf Purdiono. Selanjutnya dalam penyampaian Perintah Operasi, Panglima
menyampaikan dengan tegas dan jelas tentang tugas dan tanggung jawab
masing-masing Komandan Manuver dan Komandan Perkuatan termasuk membagi batas-batas
petak serangan serta titik-titik sasaran yang harus diatasi, agar pelaksanaan
serangan dapat berjalan dengan lancar dan membuahkan hasil yang gemilang.
 
Dalam PO, serangan dimulai pada hari
Rabu, 15 Mei, jam “J” dengan tugas menghancurkan  dan mengusir musuh aliansi negara “Sonora”
dan “Gerakan Sumpit Merdeka” (GSM) dari wilayah Kaltim, diperkirakan berkekuatan
1 Brigade (-) minus terpencar di beberapa titik di wilayah Kaliorang dan Kaubun.  
 
Pergerakan  pasukan dibagi menjadi tiga poros
serangan,  poros kiri menjadi tanggung
jawab  Brigif 9/Daraka Yudha dan Batalyon
jajarannya yaitu Yonif 514/Raider, Yonif 515 dan Yonif 509, poros tengah
menjadi tanggung jawab pasukan Batalyon Marinir, sedangkan serangan di poros
kanan dipercayakan kepada pasukan Batalyon Linud Kostrad 501/Brajayudha, selanjutnya
untuk mengejar musuh yang melarikan diri diatasi dengan Operasi Mobil Udara
(Mobud). Selain pasukan manuver, pasukan perkuatan yang dikerahkan antara lain Resimen Armed, Arhanudri, Kavaleri, Yonif  Mekanis, Perhubungan, Peralatan, Bekang,
Penerbad dan Denpom.
 
Sebelum mengakhiri perintah
operasi, Pangkogasgabrat mengingatkan kepada seluruh Komandan Manuver maupun perkuatan
agar menekankan kepada seluruh prajurit jajaran masing-masing selama
pelaksanaan operasi untuk memedomani Hukum Humaniter.
 
Setelah pemberian PO selesai,
selanjutnya para Komandan Satuan Manuver bersama para Danyon Perkuatan lainnya
serta Dansat Banmin kembali ke Daerah Persiapan (DP) masing-masing, untuk memberikan
PO lanjutan kepada para Komandan Kompi (Danki) masing-masing Batalyon, kemudian
dari Danki kepada para Komandan Peleton.
 
Pada kesempatan pemberian PO
Pangkogasgabrat hadir Dankodiklat TNI Mayjen TNI Chaidir.SS selaku Wakil
Direktur Latihan (Wadirlat) Latgab TNI, didampingi Dan Pusdik Insteltrat
Kodiklat TNI Brigjen TNI Harri Ramlan selaku Deputy Strategis (DE STRA) Latihan
dan Marsda TNI B. Margono.  
 
Authentikasi:
Dansatgaspen Latgab
TNI Tahun 2013, Kolonel
Adm Bejo Suprapto, S.T.