Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Terima Ujaran Kebencian, Begini Sikap Gibran Rakabuming

Terima Ujaran Kebencian, Begini Sikap Gibran Rakabuming Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Berbagai ujaran kebencian dilontarkan beberapa oknum tak bertanggung jawab kepada Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming. Setelah ujaran kebencian dari seorang warga Tegal, kini muncul ujaran kebencian yang menyatakan anak sulung Presiden Jokowi itu tidak memiliki agama yang jelas.

Menanggapi hal tersebut, ia mengaku enggan berkomentar terhadap ujaran kebencian yang ditujukan pada dirinya tersebut.

“Sosial media ya seperti itu, jadi harus siap. Wong saya nggak punya waktu ‘ngurus cilik-cilik’ yang seperti itu,” kata Gibran dikutip dari ANTARA pada Kamis (27/5).

Fungsi Media Sosial bagi Gibran

sosial

©2016 Merdeka.com

Secar pribadi, Gibran mengatakan tidak ingin memperpanjang komentar-komentar negatif yang dilontarkan sejumlah pihak terkait dirinya. Termasuk komentar tentang SARA yang baru-baru ini ditujukan padanya.

Terkait media sosial yang ia miliki, Gibran mengaku sudah ada petugas khusus yang mengelolanya. Ia mengatakan tujuan memiliki media sosial adalah menampung keluhan warga mulai dari pelayanan hingga berbagai macam fasilitas yang ada di kota Solo.

“Sudah ada admin yang mengurusi. Kalau “haters” tidak pernah saya hiraukan. Ngapain buang-buang waktu untuk hal yang kontra produktif,” kata Gibran.

Tidak Akan Lapor Polisi

wali kota solo gibran rakabuming raka

©2021 Merdeka.com

Terkait ujaran kebencian yang ditujukan pada dirinya, Gibran mengaku tidak akan melaporkan ke polisi untuk memberikan efek jera kepada pelaku ujaran kebencian itu. Menurutnya, media sosialnya lebih penting digunakan untuk wadah keluhan warga. Selanjutnya, keluhan-keluhan yang masuk tersebut akan diteruskan dan ditanggapi oleh organisasi perangkat desa (OPD) terkait.

“Saya dari awal nggak pernah lapor kok. Yang jelas kalau admin buka media sosial yang diutamakan itu keluhan warga, banjir, drainase, mampet, dan aspal berlubang,” kata Gibran.

Pesan Gibran Terkait PPKM Mikro

wali kota solo gibran rakabuming raka

©2021 Merdeka.com

Terkait libur nasional yang jatuh pada 1 Juni 2021, Gibran meminta pada warga Kota Solo tetap membatasi aktivitas pada tanggal tersebut. Selain untuk mencegah penularan COVID-19 di hari libur, imbauan itu juga terkait pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro seluruh Indonesia yang diterapkan dari tanggal 1-14 Juni 2021.

PPKM ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas kenaikan kasus COVID-19 di Indonesia yang kembali meningkat dalam sepekan terakhir.

“Kita mengikuti arahan dari pemerintah pusat. Ini kan masih berjalan terus. Kami juga setiap dua minggu sekali mengeluarkan surat edaran yang baru. Nanti kita lihat minggu depan seperti apa,” kata Gibran.

(mdk/shr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP