Waspada, ada pintu palang otomatis jika serobot jalur busway

Reporter : Nurul Julaikah | Kamis, 21 Maret 2013 11:03




Waspada, ada pintu palang otomatis jika serobot jalur busway
Sterilisasi Jalur Busway. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Langkah sterilisasi jalur busway kini tinggal wacana. Puluhan motor dan mobil setiap harinya malah berebut agar bisa masuk ke jalur khusus bus Transjakarta ini, padahal kondisi demikian membuat angka kecelakaan semakin meningkat.

Untuk menertibkan pemotor dan mobil yang nakal, Pemprov DKI melalui Dinas Perhubungan akan memasang alat On Board Unit (OBU) atau pintu palang otomatis, yang akan naik dan turun secara otomatis.

"Kita mau bikin sistem pintu palang tutup pakai OBU, jadi kalau udah deket, terbuka sendiri. Bus lewat, tutup lagi sendiri. Ya, paling masalahnya ada mobil gila, dia hajar aja kan? Kalau dia hajar, di situ ada kamera. Jadi kita akan foto. Lalu nyambung STNK, awas dia. Nah, model gitu yang kita mau," ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Balai Kota, Kamis (21/3).

Ahok menilai langkah dengan menempatkan satu petugas yang khusus membuka dan menutup portal ternyata tidak efektif. Alhasil, jalur busway tidak pernah steril. Belum lagi ada permintaan khusus dari kepolisian agar jalur dibuka saat akan ada pejabat yang melintas.

"Dari kepolisian bilang kan, ada masalah kalau ditutup, sehingga petugas menjaga. Tiba-tiba ada pejabat datang dan bilang 'eh dek, tolong buka!'. Kan dibuka tutup buat dia (pejabat). Begitu tutup, petugasnya pergi, kan gawat juga kalo bus datang siapa yang bukain? Pas belakangnya ada yang bisa teriak panggil lagi, petugas buka lagi," jelas Ahok.

Dalam kesempatan yang sama, Ahok menambahkan, mengingat meningkatnya angka kecelakaan di jalur busway maka pihaknya mengusulkan agar dibentuk undang-undang khusus jalur Transjakarta. Sebab, pelanggaran lalu lintas di jalur Transjakarta sangat sering terjadi.

"Saya mau bahas di UU Lalu Lintas ada aturan khusus busway di Jakarta. Sehingga, siapa pun nanti masuk ke jalur busway kalau ketabrak itu tidak salah sopirnya. Kasian itu sopir busway, udah tahu jalur khusus kan? Nah, peraturan itu yang kurang," tambahnya.

"Sehingga kalau sopir bus Transjakarta nabrak orang, lalu mati di jalur busway, masuk penjara dia. Nah, ini masih butuh UU," kata Ahok.

Dengan adanya aturan tegas soal lalu lintas di jalur busway, Ahok yakin bisa berdampak mengurangi macet Jakarta.

[lia]
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • JK sebut perpolitikan Indonesia hancur kalau Partai Golkar pecah
  • Blokade Jl Gatot Subroto, buruh gagal bertemu Menaker
  • Taufik dukung buruh demo Ahok minta UMP Rp 3,2 juta
  • JK: Kalau Munas Golkar di Bali tenteng parang, bawa batu gimana?
  • Protes rutan, Bos Sentul City dan Gulat Manurung juga disanksi
  • Akhirnya! Semua game Angry Birds kini gratis di Windows Phone
  • Perusahaan tambang Bakrie diizinkan tunda bayar utang
  • Lepas tangan urusan wilayah, Ahok lempar tugas ke wali kota
  • Tak punya biaya berobat, ayah di China 'bakar' anaknya
  • Menko Sofyan: Agar buruh tak banyak bergerak, berikan fasilitas
  • SHOW MORE