Tonny diduga dimutilasi setelah menagih utang
Merdeka.com - Tonny Arifin Djomin (45) ditemukan tewas mengenaskan dengan tubuh dipotong menjadi empat bagian. Saat meninggalkan rumah, Tonny izin kepada istri hendak menagih utang.
"Sebelumnya korban sempat izin ke istrinya untuk menagih utang di Alansia," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto kepada merdeka.com, Kamis (14/3).
Sejak pergi pada Senin (11/3), pria yang berprofesi sebagai tukang tagih barang-barang hasil jualan itu tak kembali ke rumah. Khawatir terjadi sesuatu sang istri Merlina Suparmin melapor ke Polsek Penjaringan.
"Karena belum kembali ke rumah, istri korban melaporkan perkara ke Polsek Penjaringan untuk mencari korban," katanya.
Setelah menemukan sejumlah petunjuk, petugas dari Polsek Penjaringan langsung mendatangi lokasi kejadian. Saat ditemukan korban sudah tidak bernyawa dengan kondisi tubuh berada di dalam 3 buah kardus.
"Kita sudah periksa Nurfahmi dan Agus Bambang, pihak keamanan ruko. Pelaku hingga kini belum diketahui," tandasnya.
Seperti diketahui, potongan tubuh Tonny ditemukan di lantai dasar ruko nomor 26D Apartemen Mediterania Marina, Ancol, Jakarta Utara. Polisi masih melakukan penyelidikan. (mdk/did)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya