Merdeka.com tersedia di Google Play


PRJ di Monas, Pemprov DKI takkan cabut saham di PT JIExpo

Reporter : Muhammad Sholeh | Senin, 3 Juni 2013 14:36


PRJ di Monas, Pemprov DKI takkan cabut saham di PT JIExpo
Ahok. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) tidak khawatir jika rencana pemindahan Pekan Raya Jakarta (PRJ) ke Monas bakal merusak taman-taman di sekeliling monumen tersebut.

Menurut Ahok, jika PRJ dihelat di Monas, maka nuansa hiburan kerakyatan justru akan lebih terasa dibandingkan digelar di Kemayoran seperti selama ini.

"Itu nanti teknis, masih kita bahas," ujar Ahok di Balai Kota, Senin (3/6).

Selama ini, pelaksanaan PRJ selalu digelar di Kemayoran dan dikelola oleh PT JIExpo. Walaupun nantinya dipindahkan ke Monas, menurut Ahok, hal itu tidak akan berpengaruh terhadap kepemilikan saham Pemprov DKI di perseroan.

"Nggak, kita nggak sampai sana. Yang di sana tetep. Nggak sampai ngomong cabut saham," jelas Ahok.

Di PT JIExpo, Pemprov DKI memiliki saham sebesar 13,1 persen. PT JIExpo merupakan perusahaan pengelola arena PRJ Kemayoran sejak 2003, sekaligus sebagai pelaksana penyelenggaraan event tahunan Jakarta Fair. Perusahaan ini mengelola arena PRJ Kemayoran setelah memenangkan pelelangan umum yang dilakukan Pengadilan Niaga Jakarta Pusat dan Pengadilan Niaga Jakarta Utara. PT JIExpo menjadi pengelola setelah PT Jakarta International Trade Festival (JITF) sebelumnya dinyatakan pailit oleh pengadilan.

Seperti diberitakan, Gubernur Joko Widodo (Jokowi) bakal menyulap Pekan Raya Jakarta (PRJ) dengan nuansa yang berbeda. Menurutnya, PRJ perlu dievaluasi agar nuansa kerakyatan lebih ditonjolkan.

Kemudian untuk tahun depan, PRJ kemungkinan besar tidak lagi digelar di Kemayoran. Namun akan digeser di Lapangan Monas dengan harapan seluruh warga Jakarta dengan mudah menikmati pesta rakyat tersebut.

Adapun alasannya menurut Jokowi adalah supaya ada kombinasi antara usaha kecil, menengah dan memamerkan produk-produk berbasis budaya.

Jokowi menilai PRJ yang sekarang ini jauh dari roh kerakyatan. PRJ menonjolkan kepentingan bisnis besar dan hanya mengejar kepentingan komersialisme. Padahal, PRJ disuguhkan bertujuan untuk menghibur rakyat dan warga Jakarta.

"Ya nanti itu supaya kembali ke rohnya, bahwa itu untuk produk-produk kreatif berbasis budaya," jelas Jokowi.

[ren]


Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya


JANGAN LEWATKAN BERITA FOLLOW MERDEKA.COM
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Ahok, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Ahok.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup






Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
LATEST UPDATE
  • Aktivis Mesir sebut Agus Salim sebagai Superman dari Indonesia
  • Mou tak lagi sempurna di Premier League
  • 5 Pesepakbola yang dianggap pengkhianat di dunia
  • SDA tak berwenang lagi bahas koalisi dengan partai lain
  • Jadi bandar sabu, kepala desa di Sumsel dibekuk polisi
  • Review: Nainggolan bikin Fiorentina malu
  • Ini keputusan lengkap Rapimnas PPP yang memecat Suryadharma Ali
  • Ical ngotot capres, kejadian di Pilpres 2009 bakal terulang
  • Rapimnas PPP berhentikan sementara SDA, tunjuk Emron Plt ketum
  • Minta Rapimnas PPP dibubarkan, massa bantah dibayar Haji Lulung
  • SHOW MORE