Prijanto: Tanah stadion BMW bermasalah

    Reporter : Nurul Julaikah | Selasa, 25 Desember 2012 16:27




    Prijanto: Tanah stadion BMW bermasalah
    Stadion BMW. ©2012 Merdeka.com

    Merdeka.com - Pembangunan stadion internasional Bersih Manusiawi Berwibawa (BMW) di Jakarta Utara menuai kritik dari mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Prijanto. Pasalnya, lahan dari stadion itu dianggapnya bermasalah.

    "Satu hal, waktu pembahasan KUA/PPAS usulan dari eksekutif untuk membangun stadion internasional di BMW itu akan bermasalah, karena tanahnya belum clear and clean. Eh tahun 2013 tetap ada pembangunannya," ujar Prijanto di sela-sela acara open house Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Rumah Dinas kawasan kuningan Jakarta Selatan, Selasa (25/12).

    Dia pun sangsi dengan pelaksanaan pembangunan stadion tersebut. Sebab, pengakuan kepala BPN Jakarta Utara menyebutkan tanah tersebut bermasalah.

    "Itu apakah terlaksana di Tahun 2013 itu saya pesimis, saya rasa tanah belum clear dan saya tahu dan dengar dari kepala BPN Jakarta Utara," katanya.

    Menurutnya, tanah tersebut jika termasuk dalam Fasilitas Khusus Fasilitas Umum (Fasus Fasum) seharusnya diserahkan kepada pengembang, yakni Agung Podomoro. Namun, kenyataannya yang menangani pengerusuan tanah adalah Pemerintah Daerah (Pemda) setempat.

    "Bagaimana mungkin kalau tanah itu Fasus Fasum, Pemda nyalahin aturan. Seharusnya Fasus Fasum itu tanggung jawab pengembang. Yang ngurus itu harusnya bukan BPKD," jelasnya.

    Prijanto mengatakan, sewaktu Rapat Pimpinan (Rapim) dirinya 2,5 tahun lalu mengatakan bahwa masalah tanah BMW tidak dilanjutkan. Dalam serah terima yang ditandatangani oleh PT Agung Podomoro dengan Gubernur waktu lalu, pada Berita Acara tertulis alamat lahan bukan di lokasi sebenarnya.

    "Dan kalau tahu saat serah terima yang ditandatangani oleh Agung Podomoro dengan Gubernur waktu itu dari Berita Acara judulnya saja alamatnya bukan di situ jauh dan nggak di situ," jelasnya.

    Dia mengatakan hal tersebut karena sudah melakukan pengecekan sendiri ke Kepala BPN melalui pesan pendek (SMS). Saat pengecekan tersebut, Prijanto memastikan apakah tanah tersebut di sertifikasikan.

    "Karena saya kan ngecek ke kepala BPN Jakarta Utara, bener enggak tanah itu bisa disertifikasikan, dan jawabnya tidak bisa karena tidak clean and clear," katanya.

    Adapun alamat tanah dalam Berita Acara hanya fiktif belaka. Sebab, setelah dilakukan pengecekan sesuai alamat, ternyata tidak ada. "Tanahnya jauh itu enggak ada, setelah mencari sesuai alamat enggak ada,"katanya.

    Sementara itu di kesempatan yang sama, Kepala Bappeda Sarwo Handayani mengatakan status tanah tersebut sudah tidak ada masalah. Pasalnya, uang ganti rugi terhadap warga sudah dibayarkan sepenuhnya.

    "Nggak ada masalah, sudah beres itu kan lagi proses sertifikasi di BPN,"kata Yani.

    Dia juga mengatakan pembangunan stadion BMW tersebut merupakan program Pemprov DKI sejak 2010. Sementara anggaran yang akan digelontorkan pada tahap awal Rp 50 Miliar. "Tahap awal sekitar Rp 50 Miliar," katanya.

    [bal]
    Suka artikel ini ?
    Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman

    KUMPULAN BERITA
    # Stadion BMW

    JANGAN LEWATKAN BERITA
    Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

    Let's be smart, read the news in a new way.
    Tutup
    Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
    Kirim ke

    Free Content

    • URL Blog

    • Contoh : merdeka.wordpress.com

    • Email

    • Password


    saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






    Komentar Anda


    Be Smart, Read More
    Back to the top

    Today #mTAG
    LATEST UPDATE
  • JK: Kenapa ada orang atasnamakan Islam bunuh orang demi jual surga?
  • Jokowi: Saya malu ditanya Presiden Vietnam, kapan impor beras lagi?
  • Kapal tanker dibajak, 15 ABK sempat ditolong nelayan asal Manado
  • PKS: Tak ada tokoh di balik pertemuan Jokowi dan Prabowo
  • Jokowi janjikan 6 ribu traktor gratis untuk petani Jateng
  • Jusuf Kalla janjikan masyarakat kurang mampu dapat jatah rumah
  • Kementerian Perdagangan tak berdaya tahan impor pakaian bekas
  • Beri 831 hand tractor, Jokowi minta petani Sukoharjo produktif
  • Tukar guling tahanan ISIS-Yordania tinggal hitung waktu
  • PKS: Jokowi terlalu sering blusukan & bagi-bagi sumbangan tak jelas
  • SHOW MORE