Pemprov DKI lantik Ketua Bawaslu DKI Jakarta

Reporter : Nurul Julaikah | Kamis, 27 Desember 2012 10:56




Pemprov DKI lantik Ketua Bawaslu DKI Jakarta
Logo Bawaslu. Merdeka.com / Dwi Narwoko

Merdeka.com - Hari ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melantik Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta Mimah Susanti dan 18 anggota Panwaslu Kota/Kabupaten se-DKI Jakarta. Diharapkan mereka dapat mengawasi penyelenggaraan pemilu 2014 dengan sukses.

"Tahun 2014 itu akan ada pemilu DPR, DPRD dan Pilpres. Saat itu Panwaslu DKI harus sukses menyelenggarakan pemilu, mengawasi karena ada hubungannya dengan masa depan bangsa," ujar Sekda Fajar Pandjaitan dalam sambutannya saat usai melantik di Balai Kota Jakarta, Kamis (27/12).

Fajar mengatakan, tugas Panwaslu di tingkat Kota maupun Kabupaten mengawasi proses Pemilu. Sehingga, semua aspek Pemilu dari awal hingga akhir Pemilu.

"Jakarta itu sebagai barometer terhadap demokrasi di Indonesia, maka panwaslu DKI harus menjamin proses pemilu berjalan sesuai aturan," jelasnya.

Meski demikian, Fadjar juga berharap kerja sama Parpol untuk turut menjaga kondisi harmonis dalam pemilu. Terutama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Di kesempatan yang sama, Ketua Bawaslu DKI Jakarta Mimah Susanti menjelaskan Berdasarkan Undang-Undang nomor 15 tahun 2011, keberadaan Bawaslu sebelumnya bersifat ad hock. Sementara saat ini, sudah menjadi permanen dengan tugas tambahan yakni menyelesaikan sengketa Pemilu.

"Sejarah yang pernah terjadi jangan terulang lagi," ujar Mimah.

Dia sadar sebagai pengawas pastinya memiliki beban berat dalam mengawasi proses dan penyelenggaraan Pemilu. Meski demikian dia yakin akan bekerja sungguh-sungguh.

"Ayo kita bareng mengawasi pemilu di Jakarta. Bersifat pencegahan baru penindakan. Pencegahan kan butuh kreativitas," jelasnya.

Jika ada pelanggaran politik uang dalam Pemilu, lanjutnya, alangkah lebih baik langsung dilakukan pengecekan di lapangan. Sebab, pelanggaran jenis ini dianggap susah menemukan alat bukti.

"Misalnya kalau ada pelanggaran sebaiknya dilakukan pencegahan dengan sosialisasi. Apa nih persoalannya, masuk ke pengajian-pengajian dan karang taruna. Kurangi hal-hal yang formal. Kegiatan ini yang butuh kreativitas terutama Panwaslu kecamatan," tegasnya.

[lia]
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman

KUMPULAN BERITA
# Bawaslu# Pemprov DKI

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • AMPI tolak hadiri munas di Bali, dukung munas versi presidium
  • Jokowi: Kepemimpinan tirani adalah pencitraan tanpa kerja
  • Usai bertemu Ical, Akbar temui Agung Laksono bahas islah
  • Review: Indonesia menang, Indonesia pulang
  • ATM dipakai bercermin, perempuan China disiksa pengunjung mal
  • Sempat minta diundur, Akbar akhirnya restui Munas Golkar di Bali
  • Gara-Gara CGI, 'JURASSIC WORLD' dikritik keras
  • Mendagri suruh Malaysia ngaca kalau mau kritik Jokowi
  • Akbar Tandjung ingatkan Ical agar gelar Munas sesuai AD/ART
  • Ternyata, ini arti di balik mimpi tentang pembunuhan
  • SHOW MORE