Merdeka.com tersedia di Google Play



    Pakar komunikasi: Wajar Jokowi marah ke tvOne

    Reporter : Mardani | Rabu, 23 Januari 2013 13:41


    Pakar komunikasi: Wajar Jokowi marah ke tvOne
    Jokowi kunjungi Kp Melayu. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

    Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) merasa dijebak oleh tvOne. Sebab, saat talkshow dengan tvOne yang berlangsung di tanggul Latuharhary yang jebol, presenter menanyakan hal-hal yang sebelumnya tidak disepakati.

    Menurut salah satu ajudan Jokowi, Ivand, sebelum acara siaran berlangsung, Jokowi sudah berpesan agar tidak menyertakan narasumber lain. Jokowi juga tidak ingin ada pertanyaan selain soal banjir dan tanggul jebol. Pihak tvOne yang dipandu oleh presenter Muhammad Rizki rupanya memanfaatkan momentum untuk menanyakan seputar 100 hari kepada Jokowi.

    "Bapak (Jokowi) tadi malam tampak kecewa berat dan marah," ungkap salah satu ajudan Jokowi, Ivand kepada merdeka.com, Jakarta, Selasa (22/1).

    Menanggapi hal itu, pakar komunikasi Universitas Indonesia Ade Armando menilai wajar jika Jokowi marah. Sebab, haknya sebagai seorang narasumber telah dilanggar oleh tvOne.

    "Wajar saja kalau dia marah, tapikan itu malah jadi buruk di mata masyarakat nantinya," katanya kepada merdeka.com, Rabu (23/1).

    Menurutnya, sebuah TV dapat dikatakan profesional jika menghormati hak sang narasumber. Karenanya dia menilai apa yang dilakukan oleh tvOne tak etis.

    "Narasumber berhak hanya ingin bicara tertentu saja, dan kalau sudah disepakati ya harus dihormati, media manapun harus menghormati, jika sangat tidak etis sekali," katanya.

    Dia mengatakan, jika Jokowi dan Pemprov DKI tak terima atas perlakuan tvOne, Jokowi dapat menyampaikannya langsung kepada pihak tvOne. Jika kurang puas, Jokowi dapat melaporkan ke Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) dan Dewan Pers.

    "Kan di UU Pers itu disebut pengumpulan informasi harus profesional di KPI juga demikian, narasumber itu harus dihormati haknya. Harusnya TV nggak usah ditegor tapi sudah sadar hal itu tidak pantas," katanya.

    Wapemred tvOne, Totok Suryanto saat dihubungi merdeka.com dalam beberapa kesempatan menjawab sedang rapat. Sementara, humas tvOne Raldy Doy saat dihubungi juga mengaku belum bisa berkomentar mengenai persoalan ini.

    [dan]

    KUMPULAN BERITA
    # Jokowi Ahok

    Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
    Kirim ke

    Free Content

    • URL Blog

    • Contoh : merdeka.wordpress.com

    • Email

    • Password


    saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya


    JANGAN LEWATKAN BERITA FOLLOW MERDEKA.COM
    Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Jokowi Ahok, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Jokowi Ahok.

    Let's be smart, read the news in a new way.
    Tutup





    Komentar Anda


    Smart people share this
    Back to the top

    Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
    Most Viewed Editors' Pick Most Comments

    TRENDING ON MERDEKA.COM

    LATEST UPDATE
  • 7 Manfaat mengejutkan dari mendengarkan musik
  • PBB dan Gerindra tolak tanda tangan hasil rekapitulasi Jabar
  • Kecewa, Cameron Diaz Merasa Dikhianati
  • 5 Dari 28 pekerja outsourcing JIS kembali jalani uji lab
  • 9,5 Juta warga Jawa Barat golput di Pileg 2014
  • Maya Rumantir raih suara terbanyak di Manado
  • Sadar elektabilitas turun, Jokowi gandeng cawapres populer
  • Remaja Amerika simpan pistol revolver di dalam alat kelaminnya
  • Indonesia bakal kedatangan smartphone canggih super murah
  • Jero Wacik: Lolos ke Senayan hadiah yang menyenangkan
  • SHOW MORE