Komnas HAM usik Jokowi, Ahok siapkan 5 serangan balik

Reporter : Muhammad Hasits | Rabu, 15 Mei 2013 07:40

normalisasi waduk pluit.

1.
Sindir Komnas HAM dengan dudukin Monas

Merdeka.com - Ahok heran dengan pola pikir Komnas HAM yang menilai Jokowi telah melanggar HAM. Padahal, normalisasi Waduk Pluit dilakukan sesuai dengan koridor hukum yang benar.

"Normalisasi waduk ya harus dilakukan dong, banjir. Sekarang melanggar HAM orang lain enggak di DKI? Kalau gitu tolong dudukin Monas sekalian," kata Ahok.

"Iya dong, jadi nanti kalau saya kirim orang dari Belitung dudukin Monas nih, kalau diusir saya lapor Komnas HAM melanggar HAM. Boleh enggak? Terus minta ganti rugi dan bagi hasil tanah. Gimana?" imbuh Ahok.


[has]

Komentar Anda


Suka artikel ini ?
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Be Smart, Read More
Back to the top
Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Kadis Jabar soal kereta cepat: Kalau belum waktunya, mau kapan lagi?
  • Jadi utusan khusus ke China, Menko Puan disambut Presiden Xi Jinping
  • 4 Tahun jadi SPG sapi, Mayang kini terbiasa dengan bau kandang
  • Kocak! Ini alasan Dennis Adishwara tolak main sinetron
  • Jadi Kabareskrim, Komjen Anang tak tahu bermuatan politik atau tidak
  • Ini video terbaru dari Kia Sportage 2016, keren!
  • Asap di Riau masih tebal, Citilink hentikan penerbangan 3 hari
  • PAN sebut gabung pemeritah untuk pecahkan kebuntuan politik
  • Bamsoet duga ada pihak 'kebakaran jenggot' saat Pelindo diobok-obok
  • Blak-blakan BI soal anjloknya Rupiah, spekulan dan sentimen global
  • SHOW MORE