Kasus penggelapan investasi emas, penyidik bidik tersangka baru

    Reporter : Henny Rachma Sari | Kamis, 7 Maret 2013 22:02




    Kasus penggelapan investasi emas, penyidik bidik tersangka baru
    emas antam. REUTERS/Beawiharta

    Merdeka.com - Polda Metro Jaya akan mencari tersangka lain dalam kaitan dugaan kasus penggelapan investasi emas sebesar Rp 30 miliar milik RD, seorang nasabah Kantor Wilayah Bank Rakyat Indonesia (Kanwil BRI), Jakarta Selatan. Dalam kasus tersebut penyidik sudah menetapkan tiga tersangka.

    "Ya kita lihat dulu perkembangannya seperti apa, untuk menetapkan tersangka lain," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Toni Harmanto, di Mapolda Metro Jaya, Kamis (7/3).

    Selain itu, lanjut Toni, ada kemungkinan penyidik meminta keterangan Kepala Kanwil BRI Jakarta Selatan, guna menjelaskan standar prosedur operasional pelayanan "safety box" bagi nasabah bank pemerintah tersebut.

    "Penyidik akan melihat kapasitasnya sampai di mana," tuturnya.

    Kemudian, usai menjalani perawatan di rumah sakit atas penyakit jantung yang dideritanya, tersangka R yang merupakan karyawan Kanwil BRI Jakarta Selatan kini telah ditahan.

    Hingga kini, penyidik telah menetapkan tiga tersangka dari pegawai BRI, yakni AM, RA dan R terkait dugaan penggelapan emas senilai Rp 30 miliar milik RD tersebut.

    Tersangka AM dan R menjalani penahanan, sedangkan RA masih dirawat di salah satu rumah sakit, untuk proses penyembuhan penyakitnya.

    Seperti diberitakan sebelumnya, nasabah BRI berinisial RD melaporkan dugaan penggelapan logam mulia senilai Rp 30 miliar yang diduga melibatkan karyawan BRI ke Polda Metro Jaya, 8 November 2012 silam.

    Kasus ini terungkap saat pihak nasabah berencana melakukan fidusia menjadi gadai sehingga dilakukan pemeriksaan fisik emas batangan, namun pihak bank menyatakan emas milik RD palsu, padahal pemilik mengantongi sertifikat emas asli dilengkapi nomor seri.

    Polisi menduga ketiga tersangka tersebut menukarkan emas batangan milik RD dengan emas palsu senilai Rp 30 miliar.

    [ren]


    JANGAN LEWATKAN BERITA
    Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

    Let's be smart, read the news in a new way.
    Tutup
    Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
    Kirim ke

    Free Content

    • URL Blog

    • Contoh : merdeka.wordpress.com

    • Email

    • Password


    saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






    Komentar Anda


    Smart people share this
    Back to the top


    Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER
    TOP 10 NEWS
    Most Viewed Editors' Pick Most Comments

    TRENDING ON MERDEKA.COM

    LATEST UPDATE
  • Malam ini, 4 ruko di Kebayoran Lama terbakar
  • Ingin damai, Ben Kasyafani jaga silaturahmi
  • Jokowi menang, Agung sarankan Ical segera evaluasi koalisi
  • Wow, Kesha pamerkan style baru dengan tato misterius
  • Mau mancing, Dwi temukan mayat tanpa identitas di Pulau Tidung
  • Diego Costa janjikan gelar pada fans Chelsea
  • Saling ejek di WhatsApp, dua wanita Saudi dihukum 20 kali cambuk
  • Duel lawan perampok, tangan kanan Sunandar ditebas pakai parang
  • Roy Marten percaya Jokowi tak salah pilih Menteri
  • Marzuki Alie: Pansus bukan hal haram, lihat dulu esensinya
  • SHOW MORE