Jokowi salahkan RS yang mundur dari program KJS
Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) menyalahkan pihak rumah sakit yang memilih mundur dari program Kartu Jakarta Sehat (KJS). Dia menyatakan masalah dari program itu bukan terletak dari besaran premi, melainkan model pengelolaan RS yang terlalu berorientasi pada keuntungan.
"Memang RS yang terlalu profit oriented, ke keuntungan, ya seperti itu," ujar Jokowi di Balaikota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (20/5).
Selain itu, terang Jokowi, pihak RS juga menggunakan pola manajemen yang buruk. Hal itu mengakibatkan premi KJS yang ditetapkan sebesar Rp 23.000 tidak cukup untuk mengobati satu orang pasien.
"Dulunya biaya tidak dikendalikan dengan manajemen kontrol yang baik sehingga tidak efisien, sehingga angka 23 tidak efisien," kata Jokowi.
Lebih lanjut, Jokowi menambahkan, pihaknya memang berencana akan mengajukan permohonan kenaikan premi KJS. Menurut dia, saat ini Pemprov sedang melakukan perhitungan.
"Kita baru rekalkulasi. Baru yang ketiga memang Ina CBG itu yang kita pake," pungkas dia. (mdk/war)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya