Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) ingin banjir yang menggenang Jalan Thamrin dan Sudirman akhir pekan lalu tidak terulang. Untuk mengatasi banjir, Dinas Pekerjaan Umum DKI harus gerak cepat.
Jika perintahnya ini tidak dijalankan, Jokowi tak segan-segan akan memecat Kepala Dinas Pekerjaan Umum DKI Ery Basworo. "Kalau masih kejadiannya lagi, taruhannya jabatan. Hati-hati Kadis PU (Ery Basworo). Taruhannya jabatan, karena ini jadi masalah kita semua," kata Jokowi dalam pidatonya di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Jumat (28/12).
Jokowi ingin ketika ada persoalan banjir direspons. Pejabat Pemprov DKI harus turun ke bawah dan cepat menangani masalah banjir.
"Jangan sampai ada masalah tidak direspons, genangan di HI, mestinya dari dinas yang ada sudah gerak, PU-nya urus, Dishub mestinya sudah gerak. Saya tunggu enggak ada. Sehingga yang terjadi persepsi di masyarakat, kita ada masalah diam, ada masalah enggak lakukan apa-apa," ujar Jokowi.
Jokowi meminta bawahannya itu melihat media sosial. Di sana banyak cacian yang dialamatkan kepada pejabat di DKI.
"Coba buka di Twitter, FB (Facebook), isinya caci maki kita semua. Semua orang ngomongin semua, percuma kita kerja bertahun-tahun kalau cuma gara-gara kejadian itu," ujarnya.
Mobil dinas Jokowi dilelang Rp 24 jutaan
Politisi Golkar: Deep tunnel jangan senasib gorong-gorong
Pekan depan, Jokowi beberkan konsep perbaikan gorong-gorong
Jokowi janji blusukan ke Hang Jebat
5 Pembelaan Jokowi hadapi serangan DPRD
Asraf Ali, penggalang interpelasi Jokowi yang aktif di Taekwondo
Rute pengalihan arus lalin saat penutupan JFFF dan lomba 10K
Pria ditemukan tewas di Tol Cililitan diduga korban tabrak lari
5 Caci maki Ruhut untuk Jokowi
5 Kritik pedas politikus Demokrat, Husein Alaydrus ke Jokowi
Canda Alaydrus tampar muka Ahok di Gedung DPRD
6 Aksi DPRD DKI berusaha ganjal Jokowi
Empat program Jokowi yang tak mulus
Ahok: Saya mau jadi presiden, bukan gubernur