Gerindra: Pemakzulan Jokowi itu ngawur!

Reporter : Nurul Julaikah | Jumat, 24 Mei 2013 15:42




Gerindra: Pemakzulan Jokowi itu ngawur!
Jokowi datangi Komnas HAM. ©2013 Merdeka.com/M. Luthfi Rahman

Merdeka.com - Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta menilai langkah 32 anggota DPRD yang akan mengajukan hak interpelasi terkait kisruh Kartu Jakarta Sehat (KJS) hal yang wajar. Tapi jika hak tanya tersebut untuk dapat menggulingkan (impeachment) Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi), maka itu langkah keliru.

"Wah kalau impeachment itu jalurnya panjang sekali. Hak angket itu hak awal interpelasi itu hak dasar cuma engga ngawur sampai ke sana (impeachment)," ujar Ketua Fraksi Partai Gerindra di DPRD DKI Muhammad Sanusi melalui telepon, Jumat (24/5).

Anggota Komisi B ini mengatakan, DPRD dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI berkoordinasi dalam menjalankan pemerintahan dalam satu instansi sehingga tidak dapat menggulingkan gubernur. Hal ini berbeda dengan DPR RI dengan Presiden yang memang berbeda institusi.

"Ya menurut saya itu terlalu ngawur. Dalam undang-undang kita itu enggak ada aturan impeachment," ucapnya.

Ia menilai, langkah 32 anggota yang mengajukan hak interpelasi tersebut hanya ingin mendengarkan penjelasan langsung dari Jokowi. Sebab, kemarin Komisi E telah memanggil Dinas Kesehatan dan 16 rumah sakit yang keberatan dengan sistem pola pengobatan paket menggunakan INA CBGs.

"Hak interpelasi ini kan hanya keinginan teman-teman saja untuk minta penjelasan dari mulut gubernur sendiri. Kan kemarin sebenarnya sudah komisi E rapat bersama dinkes dan 16 rumah sakit," ujarnya.

[has]


JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya







Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER
LATEST UPDATE
  • Setelah Puan, Ryamizard dan Hasto juga datangi ke rumah Mega
  • Bambang Soesatyo: Jokowi harusnya juga dapat stabilo kuning KPK
  • Belum ada menteri, kalau Jokowi & JK ditembak mati negara kacau
  • Belum ada kabinet, pemerintahan mandek di tengah banyak PR
  • Jokowi dinilai tak bebas susun kabinet karena banyak intervensi
  • Pilot lulusan STPI Curug pilih berkarir di Garuda Indonesia
  • Semua bahan baku roti impor, pengusaha berniat gunakan ubi
  • Fahri: 5 Fraksi belum setor nama tak boleh ikut rapat komisi
  • Tikam suami, istri tak sengaja menyelamatkan nyawanya
  • Lama tak ada kabar, Purwanti ditemukan telantar di Malaysia
  • SHOW MORE