FPAN: Hukuman untuk siswa tawuran bersihkan WC umum

Reporter : Yacob Billi Octa | Selasa, 25 September 2012 15:57




FPAN: Hukuman untuk siswa tawuran bersihkan WC umum
tawuran. merdeka.com

Merdeka.com - Menyikapi maraknya tawuran antar pelajar yang tidak sedikit berujung pada korban jiwa, Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional di DPR Tjatur Sapto Edy meminta Komisi X untuk menghukum sekolah yang terlibat tawuran, dengan kerja sosial. Seperti bersihkan WC Umum antar sekolah, menyapu jalanan, serta fasilitas publik yang lain.

"Lebih sering mendorong siswa untuk kerja sosial guna menumbuhkan empati, seperti melayani orang cacat, jompo, fasilitas umum untuk kurangi keberingasan," kata Tjatur dalam rilis yang diterima wartawan, Selasa (25/9).

FPAN juga berharap Komisi X segera memanggil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Gubernur DKI Jakarta, serta kepala sekolah SMA 70 dan SMA 6.

"Untuk selanjutnya mendesak Kemdikbud segera bertindak proaktif menyelesaikan masalah ini, tidak membiarkan berlarut. Mengkaji akar masalah dan menemukan solusinya," lanjutnya.

Selain itu, FPAN meminta Komisi X juga mendesak Gubernur DKI Jakarta untuk menindak tegas kepala sekolah yang tidak mampu menertibkan siswanya, serta yang selalu terlibat tawuran.

Juga menindak tegas siswa yang terlibat pembunuhan dalam tawuran dengan sanksi pidana. Dan menindak siswa yang terlibat tawuran dengan sanksi keras seperti pemecatan.

[lia]


JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER

LATEST UPDATE
  • Direstui SBY, Dahlan belum siapkan nama induk BUMN perkebunan
  • Demokrat minta 10 syarat pilkada langsung dibahas dalam panja
  • Kisah 'sesajen' dan wanita misterius di Gedung KPK
  • PR anak SD bikin heboh, buku matematika dinilai masih uji coba!
  • Pangdam Bukit Barisan: Kita transparan tuntaskan kasus Batam
  • Kemendikbud: Jawaban siswa di PR Matematika tidak salah
  • Kadin kritik Pertamina karena terlalu patuh pada pemerintah
  • Bule AS jualan burger di Purwokerto demi biaya pengobatan istri
  • Biang kemacetan, ratusan angkot di Kampung Melayu ditilang
  • Menyedihkan, 8 Pemain top ini tak pernah perkuat timnas
  • SHOW MORE