Cara kerja komplotan pencuri motor di Jakarta bak mafia

    Reporter : Henny Rachma Sari | Rabu, 16 Januari 2013 04:31




    Cara kerja komplotan pencuri motor di Jakarta bak mafia
    curanmor. ©2013 Merdeka.com

    Merdeka.com - Empat pelaku yang tergabung dalam komplotan spesialis pencurian dengan kekerasan terhadap pemilik sepeda motor dibekuk aparat Subdit Kejahatan dengan Kekerasan (Jatanras) Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Empat pelaku tersebut tidak pernah bertatap muka langsung dengan sang pengkoordinir kejahatan inisial R yang kini masih buron.

    Empat pelaku yang berhasil ditangkap yakni, yakni IS (37) pria asal Lampung yang meninggal ditembak petugas, MR (24) asal Lampung juga meninggal, kemudian ada HH (33), pria asal Sukabumi dan H alias IT (40) pria kelahiran Pelabuhan Ratu, Jawa Barat.

    Kasat Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Helmy Santika menjelaskan alur jalannya sepeda motor curian tersebut bisa sampai ke tangan otak pelaku inisial R yang kini masih buron. Selain itu pelaku HH dan AD juga masih buron.

    "Di antara empat orang ini, H sebagai penyuplai senjata api. Cara kerjanya, saat pelaku hendak beraksi, maka dia akan menghubungi atau dihubungi R (DPO) yang berperan mengatur dan mengkoordinir pelaku di lapangan. R lalu memerintahkan HH (DPO) untuk mengantar senpi dan bertemu di suatu tempat oleh H. Sama hal nya dengan pelaku lain yang akan beraksi," papar Helmy.

    Kemudian, setelah berhasil beraksi, para pelaku akan laporan kepada R (DPO) sebagai pengendali. "Di situ lah terjadi negosiasi harga antara pelaku yang berhasil mencuri motor dengan R," tutur Helmy.

    Selanjutnya, setelah harga disepakati maka joki kiriman R akan bertemu salah satu pelaku yang berhasil mencuri sepeda motor. "Begitu deal ketemu di titik lokasi, para pelaku membawa motor dan di lokasi tersebut sudah menunggu Joki dari R untuk mengambil motor. Kemudian uang tersebut langsung diberikan kepada pelaku," papar Helmy.

    Helmy menyebutkan bahwa sistem kerja komplotan ini tidak saling mengenal. "Hanya tahu suara, tidak pernah ketemu muka. Bisa saja masih ada kelompok lain yang berada di bawah kendali R," imbuh Helmy.

    Seperti diberitakan sebelumnya, Subdit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menangkap empat pelaku yang termasuk dalam sindikat pencurian dengan kekerasan kendaraan bermotor. Dua dari empat pelaku terpaksa ditembak lantaran melakukan perlawanan saat dibekuk petugas.

    Dari para pelaku petugas berhasil menyita dua buah senjata api di mana salah satunya merupakan rakitan, lima butir peluru, beberapa buah kunci letter 'T', satu buah pisau, dua pelat nomor polisi asli, beberapa handphone, 6 unit sepeda motor dengan berbagai tipe di mana di antaranya dipakai pelaku untuk beraksi, dan uang tunai sebesar Rp. 3.671.000,-

    Dua dari empat pelaku yang masih hidup dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

    [hhw]
    Suka artikel ini ?
    Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman

    KUMPULAN BERITA
    # Curanmor

    JANGAN LEWATKAN BERITA
    Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

    Let's be smart, read the news in a new way.
    Tutup
    Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
    Kirim ke

    Free Content

    • URL Blog

    • Contoh : merdeka.wordpress.com

    • Email

    • Password


    saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






    Komentar Anda


    Be Smart, Read More
    Back to the top
    Today #mTAG
    LATEST UPDATE
  • Jasad bayi laki-laki membusuk ditemukan di pinggir Sungai Brantas
  • Gelapkan dana Rp 20 M, perusahaan konsultan di Kediri dipolisikan
  • Alamat kontraktor UPS Rp 5,8 miliar di Jaktim ternyata fiktif
  • Lho, Leonardo DiCaprio siap tangani 'ROBIN HOOD: ORIGINS'?
  • Batik Banyuwangi tampil memukau di Indonesia Fashion Week
  • Pidato di pembukaan Kongres PAN, Amien Rais serang Hatta Rajasa
  • Khawatir longsor, Walhi Aceh minta lubang giok 20 ton ditutup
  • Citra Kirana berhijab di sinetron tapi tidak di dunia nyata
  • KPK ingatkan jangan ada politik uang di Kongres PAN
  • Pengemudi Honda City yang seret mahasiswa UPI 30 km negatif narkoba
  • SHOW MORE