APBD telat, Jokowi berkelit baru dilantik 15 Oktober

Reporter : Nurul Julaikah | Jumat, 4 Januari 2013 10:25




APBD telat, Jokowi berkelit baru dilantik 15 Oktober
Jokowi. ©2013 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi melayangkan surat teguran kepada Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jojowi) soal penyelesaian pembahasan Peraturan Daerah (Perda) tentang APBD 2013. Jokowi langsung menjawab teguran dari Gamawan Fauzi.

"Ya gimana gak telat, wong dilantik baru 15 Oktober. Kalau gak mau telat ya gak usah dirombak, tapi memang kemarin kita rombak total. Kemudian kita dilantik kan pertengahan Oktober, jadi pasti telat," ujar Jokowi di Balai Kota, Jakarta Pusat (4/1).

Jokowi membantah keterlambatan penyelesaian APBD 2013 karena terganjal di DPRD DKI Jakarta. "Nggak. Diganjal apanya. Enggak. Hanya masalah komunikasi saja, penjelasan-penjelasan program. Yang kurang detil di detilkan, itu saja. Saya kira kita ini memang sudah saling menyadari bahwa legislatif dengan eksekutif itu mitra," kata dia.

Menurut Jokowi, DPRD hanya minta penjelasan dalam program dalam APBD tersebut. "Ya biasa toh ada sebuah program yang dikoreksi minta diperjelas, diperbaiki, saya kira tidak ada masalah. Jadi nggak ada lah ganjal mengganjal. Menurut saya ini sangat lancar, sangat baik," ujar dia.

Jokowi menargetkan APBD 2013 akan rampung pada akhir Januari 2013, karena dia sudah berkomunikasi dengan dewan. "Yang paling penting kita sudah komunikasi bolak balik dengan dewan agar bisa dipercepat. Perkiraan kita kalau gak dipertengahan ya di akhir (Januari) sudah rampung. Rampung," tegas Jokowi.

Sebelumnya, menurut Juru Bicara Kemendagri Reydonnyzar Moenek, sesuai ketentuan PP Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, Pasal 54 ayat 1 dinyatakan bahwa Pengambilan Keputusan bersama DPRD dan kepala daerah terhadap rancangan APBD dilakukan selambat-lambatnya 1 bulan sebelum tahun anggaran berjalan. Persetujuan bersama selambat-lambatnya dilakukan 30 November.

"Namun dalam catatan kita, hingga tanggal 28 Desember 2012, belum ada kesepakatan antara kepala daerah dengan DPRD, baik Jakarta maupun Aceh," terangnya.

[ded]

KUMPULAN BERITA
# Jokowi Ahok

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
Most Viewed Editors' Pick Most Comments

TRENDING ON MERDEKA.COM

LATEST UPDATE
  • Gerindra: Naikkan BBM, Jokowi-JK langgar konstitusi
  • Kembangkan budaya riset, Kemenag gelar kompetisi sains madrasah
  • Pipa Solar PT Pertamina di Subang meledak, pasokan tak terganggu
  • Fase grup Liga Champions 2014/15: Pot 4
  • Fase grup Liga Champions 2014/15: Pot 3
  • Bekal makan dan rokok ABK habis, nahkoda kapal nekat curi pupuk
  • Fase grup Liga Champions 2014/15: Pot 2
  • Sanrio: Hello Kitty bukan kucing!
  • Pengusaha pastikan Jokowi naikkan harga BBM subsidi
  • Fase grup Liga Champions 2014/15: Pot 1
  • SHOW MORE