Ahok minta dinas pendidikan evaluasi KJP

    Reporter : Nurul Julaikah | Jumat, 5 April 2013 18:05




    Ahok minta dinas pendidikan evaluasi KJP

    Merdeka.com - Evaluasi penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) terus dilakukan. Sebab, banyak sekolah negeri yang menolak menerima dana Biaya Operasional Pendidikan (BOP).

    "Ternyata sekolah-sekolah negeri kita beda-beda kan. Ada sekolah misalnya SMA 8 itu isinya anak menteri semua, SMA 70 siswa banyak artisnya, mereka para komite bilang, 'Pak lebih baik kami menolak BOP'," ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), di Balaikota Jakarta, Jumat (5/4).

    Untuk penggunaan tepat sasaran, Ahok telah menginstruksikan Dinas Pendidikan DKI agar mengevaluasi dan mengkaji penerimaan dana BOP. Apabila ada komite yang menolak dana BOP dari Pemprov DKI, dipersilahkan pihak sekolah untuk memungut uang komite kecuali bagi siswa tidak mampu.

    "Karena kami bilang, kalau anda menerima BOP, anda tidak boleh memungut uang komite. Ternyata memang ada sekolah yang merasa dia kaya, dia tidak mau terima BOP. Berapa persen para komite sekolah itu setuju? Misalnya dia bilang 30 persen. Oke kalau 30 persen kita musti mengkaji lagi," katanya.

    Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taufik Yudi Mulyanto mengatakan BOP memiliki keleluasaan operasional pendidikan. Artinya, sekolah juga memiliki keleluasaan dalam menggunakan dana BOP.

    Biasanya, penggunaan dana BOP, menurut dia, maksimal 25 persen untuk pendidikan sekolah, 15 persen untuk alat tulis. Dengan adanya dana BOP tersebut, siswa berasal dari keluarga tidak mampu bisa sekolah dan mengenyam pendidikan, karena pemerintah daerah wajib memberikan akses pendidikan gratis bagi warganya.

    Hingga saat ini, wacana evaluasi dana BOP itu masih terus dikaji Disdik DKI, walaupun Basuki memberi target akhir Maret untuk memutuskan evaluasi BOP tersebut. Adapun beberapa kajian yang menjadi bahan kajian Dinas Pendidikan DKI, antara lain terkait biaya, partisipasi masyarakat, regulasi, mekanisme, dan sebagainya. Lebih lanjut Taufik mengatakan pihak Disdik DKI juga akan selalu melaporkan berbagai progress kajian tersebut.

    [did]
    Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


    JANGAN LEWATKAN BERITA
    Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

    Let's be smart, read the news in a new way.
    Tutup
    Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
    Kirim ke

    Free Content

    • URL Blog

    • Contoh : merdeka.wordpress.com

    • Email

    • Password


    saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






    Komentar Anda


    Be Smart, Read More
    Back to the top

    Today #mTAG
    LATEST UPDATE
  • Review: Palace perpanjang derita Liverpool
  • 3.000 Rumah di Yogyakarta tidak layak huni
  • Suami beri hadiah mewah, Lyra Virna: Uang mana yang dikuras?
  • Callista, bayi kembar idap Alagille Syndrome akhirnya meninggal
  • Sutradara film ganti, artis ini hampir batal main di 'ANT-MAN'
  • Kepergok bawa kabur motor, pelaku babak belur dihakimi massa
  • Lagi antre ambil jatah BLT, dua warga ambruk kena peluru nyasar
  • Andy Serkis: 'THE PLANET OF THE APES' Bisa Jadi 5 Judul Lagi
  • Ada acara nonton bareng Disparbud, Taman Menteng dipakai mesum
  • Rita Ora kebanjiran tawaran akting setelah Fifty Shades of Grey
  • SHOW MORE