4 Praktik buruk ini ingin dihapus Jokowi

Reporter : Lia Harahap | Jumat, 10 Mei 2013 08:28

BBG.

2.
Monopoli bajaj BBG

Merdeka.com - Di Jakarta, saat ini ada dua jenis bajaj yang beroperasi. Yakni bajaj yang memakai bensin dan bajaj yang memakai bahan bakar gas (BBG).

Gubernur Jokowi mendesak Dinas Perhubungan menata keberadaan bajaj di Jakarta. Dia ingin dicarikan solusi agar bajaj yang beroperasi di Jakarta, adalah yang ramah lingkungan.

Di tengah penataan itu, Jokowi mendapat keluhan dari pemilik bajaj. Mereka mengeluhkan monopoli bajaj berbahan bakar gas (BBG) sehingga harganya mencapai Rp 60 juta/unit.

"Pokoknya saya minta jangan ada lagi monopoli. Dengan cara apapun, monopoli dilarang," tegas Jokowi.


[has]
KUMPULAN BERITA
# Jokowi Ahok

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






 

Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Planet ini punya cincin 200 kali lebih besar dari milik Saturnus!
  • Saksi Budi Gunawan tak hadir dipanggil KPK, ini jawaban Mabes Polri
  • Menteri Yuddy: Larangan rapat di hotel 99 persen berhasil
  • Sebut 'warna', Benedict Cumberbatch dihujat kaum kulit hitam
  • Yuddy Chrisnandi: Penggalangan massa KPK atau Polri tak perlu
  • Sidak ke Kapuk, Djarot malah diteriaki warga mana Jokowi
  • Coba 6 hobi murah meriah ini untuk mengatasi stres!
  • Romahurmuziy dan Djan Faridz datang, KPU tegaskan bakal tetap netral
  • [FOTO] Lama tak muncul, Yoon Eun Hye kini makin 'tambun'
  • Selama jadi menteri, Yuddy Chrisnandi pamer sudah 121 kali blusukan
  • SHOW MORE