4 Cara Jokowi Ahok perangi preman Jakarta

Reporter : Muhammad Sholeh | Selasa, 12 Maret 2013 04:03

preman. Merdeka.com/Imam Buchori

2.
Beri modal usaha

Merdeka.com - Selama ini, orang bingung ketika ingin membuka usaha di Jakarta. Sebab, uang sewa untuk satu kios kecil saja bisa mencapai puluhan hingga ratusan juta.

Ahok menyatakan, jika dirinya bersama Gubernur Joko Widodo akan memberikan bantuan modal usaha untuk menekan tingginya angka kriminalitas dan banyaknya preman-preman yang tumbuh di Jakarta.

"Kita beri bantuan berupa modal (usaha)," kata Ahok kepada wartawan di Balai Kota Jakarta beberapa waktu lalu.

Salah satu kendala untuk merintis usaha adalah tingginya uang sewa kios. Menurut Ahok, pihaknya akan mencontoh seperti apa yang telah diterapkan di Solo.

"Kita buat gratisan, mereka tidak beli, kita undi dan hanya ditarik retribusi. Dengan begitu, semua orang bisa berkesempatan dong. Dan nantinya yang jadi preman jadi mantan usaha dong," janji Ahok.

"Sekarang preman-preman kan dapat uang dari mana? Dari PKL, dari parkir. Nah kalau kita jadikan PKL resmi, parkir resmi, pasti kita gak mau bagi (keuntungan) ke preman," tutupnya.


[ian]

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya





 

Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Memanas, China 'hadiahi' denda USD 140 juta pada Microsoft
  • Kutuk Presidium, seluruh DPD I Golkar minta Ical hukum Agung dkk
  • Nasib Petral ditentukan enam bulan ke depan
  • Kapolda: Sepertiga pasukan siap amankan Munas Golkar di Bali
  • 3 Bulan dilantik, DPRD DKI tak kunjung bekerja
  • Kasus pembakaran hutan, 2 bos PT NSP akhirnya dikerangkeng
  • KPK kebakaran jenggot disebut main mata dengan BCA
  • Bupati Sragen tak akan tutup wisata Kemukus, cuma akan usir PSK
  • Mendagri sebut KPK ikut telaah kegagalan fungsi e-KTP
  • Jemur nasi basi di tepi rel, nenek Rani tewas tersambar kereta
  • SHOW MORE