350 KK di Pelabuhan Muara Angke Terdampak Rob, Tetapi Pilih Tak Mengungsi
Merdeka.com - Sebanyak 350 Kepala Keluarga (KK) terdampak banjir akibat air pasang (rob) di kawasan Pelabuhan Muara Angke, Penjaringan. Rob merendam delapan yakni RT 01, RT 02, RT 03, RT 04, RT 06, RT 07, RT 09 dan RT 010 dengan ketinggian air 15-55 sentimeter (cm).
"Sejauh ini rumah yang terdampak, di mana air masuk ke rumah sebanyak 350 Kepala Keluarga, tapi tidak ada yang mengungsi karena dianggap genangan biasa," ujar Lurah Pluit, Helwin Ginting, saat ditemui di lokasi. Demikian dikutip dari Antara, Jumat (3/12).
Anak berusia di bawah tiga tahun dan warga lanjut usia belum ada yang dilaporkan terdampak. Saat ini, sejumlah petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) memunguti sampah di permukaan genangan.
Mereka juga membersihkan tali air dan saluran dari lumpur yang mengendap agar air dapat mengalir secara lancar.
Selain itu, pengendara bermotor diimbau untuk mengendalikan kecepatan kendaraan agar dorongan air lebih ringan sehingga gelombangnya tidak semakin tinggi ke rumah yang di pinggir jalan.
Kendati belum ada yang mengungsi, Kelurahan Pluit telah menyediakan sejumlah tempat pengungsian. Salah satunya yang terdekat di Sekretariat RW 22.
Di tempat tersebut, datarannya lebih tinggi dari jalan yang tergenang sehingga air tidak sampai ke dalam bangunan. Jelang sore, rob mulai terkendali. Tidak ada lagi pertambahan ketinggian hingga siang ini.
"Diharapkan air bisa segera surut karena didukung oleh cuaca panas terik," kata Helwin.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya