Banjir Demak Mulai Masuki Kawasan Tambak Di Wedung

Penulis: Fatkhul Muin
Jumat, 12 April 2013 11:44:05
Banjir Demak Mulai Masuki Kawasan Tambak Di  Wedung
Kategori Peristiwa





Banjir yang diakibatkan oleh jebolnya tanggul sungai di desa Mijen hari ini sudah memasuki hari ke 3 dan belum ada tanda surut. Justru limpahan air banjir itu terus mengarah ke barat memasuki perkampungan dan persawahan.

Setelah memasuki desa Jetak dan Jungsemi kemarin, banjir mulai memasuki desa Jungpasir, Mutih Wetan dan Bungo. Air dengan arus deras itu melewati sungai Lobang yang mengarah ke laut.

"Arus di sungai Lobang cukup deras dan mengarah ke barat yaitu kawasan persawahan desa Mutih dan Bungo. Sedangkan kawasan pertambakan yang terancam berada di desa Kedungkarang, Kedungmutih, Babalan dan Berahan Wetan (Menco)" kata Sutrisno warga desa Mutih Kulon pada Warta Demak usai meninjau kondisi air banjir.

Dikatakan, air banjir dengan kondisi hitam pekat melaju kencang yang sebelumnya juga melibas persawahan desa Jungpasir, Jetak dan Jungsemi. Sehingga petani yang baru menebar benihnya dan baru tumbuh diperkirakan mati oleh air banjir. Sehingga jika dihitung kerugian para petani mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah.

"Selain itu ada juga warga yang baru memanen sawahnya , gabahnya ikut terendan air karena air datang begitu cepat", tambah Sutrisno.

Sedangkan untuk pertambakan yang dikhawatirkan adalah jika air semakin tinggi maka tambak-tambakpun ikut tergenang. Padahal didalam tambak itu ada ikan udang piaraan para petani, jika tanggul tambak jebol maka ikan dan udangpun akan keluar.

Selain itu di dalam tambak juga ada ratusan gudang garam milik petani yang penuh berisi garam. Jika gudang tergenang garampun akan habis terlimpas air banjir.

"Ya mudah-mudahan air tidak meninggi lagi sehingga gudang-gudang garam milik petani tidak tergenang", harap Sutrisno.

Dari informasi yang dihimpun , banjir di kabupaten Demak ini mulai merembet ke kabupaten Jepara desa-desa yang rawan diantaranya Welahan , Kedungsari Mulyo dan Guwosobokerto. (Muin)


Artikel ini ditulis oleh : Fatkhul Muin

  • Merdeka.com tidak bertanggung jawab atas hak cipta dan isi artikel ini, dan tidak memiliki afiliasi dengan penulis.
  • Untuk menghubungi penulis, kunjungi situs berikut : Pusat Informasi Masyarakat Pesisir

Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya


 

Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

SHOW MORE
TOP 10 NEWS
Most Viewed Editors' Pick Most Comments

TRENDING ON MERDEKA.COM
LATEST UPDATE
  • 'Perbudakan' PRT di Medan, muka lebam dipukul pakai Galaxy Tab
  • Dipukuli polisi di musala, mahasiswa lapor ke Polda
  • Sering dianiaya, 3 bocah penghuni panti asuhan nekat kabur
  • Mabes Polri minta maaf ulah polisi masuk musala pakai sepatu
  • Bocah 8 tahun asal Palestina jadi jurnalis termuda di Tepi Barat
  • Dwi tetap dipilih meski beda antara urus semen dan minyak
  • Keluarga penganiaya pembantu di Medan pasang 16 CCTV
  • Lokasi pohon tumbang dan genangan air di Jakarta sore ini
  • Kasau: TNI AU siap tembak di tempat pencuri ikan
  • Hasil cetak printer jelek? Ini tips untuk mengatasinya!
  • SHOW MORE